Konten dari Pengguna

Contoh Soal Elastisitas Permintaan beserta Kunci Jawabannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal elastisitas permintaan - Foto: Pexels.com/NataliyaVaitkevich
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal elastisitas permintaan - Foto: Pexels.com/NataliyaVaitkevich

Materi dan contoh soal elastisitas permintaan akan muncul dalam pelajaran Ekonomi. Elastisitas permintaan mengacu pada sejauh mana permintaan merespons perubahan faktor ekonomi.

Pengetahuan tetang elastisitas permintaan perlu dimiliki karena dapat mempengaruhi keputusan harga yang diambil oleh perusahaan. Elastisitas permintaan menunjukkan seberapa sensitif konsumen terhadap perubahan harga suatu barang.

Pengertian dan Rumus Elastisitas Permintaan

Ilustrasi contoh soal elastisitas permintaan - Foto:Unsplash/Marskus Spiske

Perubahan atau pergerakan ekonomi yang terjadi di pasar akan mempengaruhi permintaan terhadap suatu produk. Faktor yang menentukan permintaan adalah harga, selera, pendapatan, dan sebagainya.

Elastisitas permintaan menjelaskan seberapa besar persentase perubahan jumlah barang yang diminta apabila salah satu faktor tersebut berubah.

Dikutip dari buku Dasar Ilmu Ekonomi, Nugrahini Susantinah Wisnujati, dkk, (2022), elastisitas permintaan didefinisikan sebagai suatu alat atau konsep yang mengukur kepekaan atau responsivitas terhadap perubahan kualitas maupun kuantitas barang yang dibeli akibat perubahan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Rumus yang digunakan untuk menghitung elastisitas permintaan adalah sebagai berikut:

Ed = ΔQ/ΔP x P/Q

Keterangan:

Ed = Elastisitas permintaan

ΔQ = Perubahan jumlah permintaan

ΔP = Perubahan harga

P = Harga mula-mula

Q = Jumlah permintaan awal

Prinsip jawaban elastisitas permintaan:

1. E > 1 : permintaan elastis

2. E = 1 : permintaan itu uniter

3. E < 1 : permintaan inelastis

4. E = ~ : permintaan elastis sempurna

5. E = 0 : permintaan inelastis sempurna

Contoh Soal Elastisitas Permintaan

Ilustrasi contoh soal elastisitas permintaan - Foto: Pixabay/Shutterbug75

Berikut ini beberapa contoh soal elastisitas permintaan lengkap dengan kunci jawaban yang bisa dijadikan sarana belajar mandiri.

Soal 1

Permintaan bawang merah mengalami kenaikan, yang semula hanya 20 kilogram, kini menjadi 50 kilogram. Walau begitu, harga bawang merah di pasar stabil pada harga Rp 60.000 per kilogram. Berapakah tingkat elastisitas permintaannya?

  • Diketahui:

ΔQ = 50 kilogram – 20 kilogram = 30 kilogram

ΔP = 0 (karena tidak ada kenaikan harga)

P = 60.000

Q = 20

  • Jawaban:

Ed = ΔQ/ΔP x P/Q

Ed = 30/0 x 60.000/20

Ed = ~

Jadi elastisitas permintaan bawang merah adalah tidak terhingga. Permintaan tetap naik padahal harga tidak berubah.

Soal 2

Karena panen raya, buah rambutan di toko mengalami penurunan nilai harga dari Rp20.000 per kilogram menjadi Rp10.000 per kilogram. Hal ini pun menyebabkan naiknya permintaan buah rambutan di pasar. Awalnya, permintaan buah semangka 100 Kg tetapi kini menjadi 200 Kg. Peningkatan yang signifikan itu terjadi. Berdasarkan hal tersebut, berapakah tingkat elastisitas permintaannya?

  • Diketahui

ΔQ = 200 Kg – 100 Kg = 100 Kg

ΔP = Rp 20.000 – Rp10.000 = Rp10.000

P = Rp20.000

Q = 100 Kg

  • Jawaban:

Ed = ΔQ / ΔP x P / Q

Ed = 100 / 10.000 x 20.000 / 100

Ed = 0,002

Jadi, elastisitas permintaannya adalah 0,002. Artinya permintaan semangka di pasar bersifat inelastis alias perubahan harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan permintaan.

Baca juga: Rumus Elastisitas Permintaan dan Contohnya

Itu dia pengertian, rumus, dan contoh soal elastisitas permintaan yang bisa dipelajari. Semoga infomasi tersebut dapat memperdalam pengetahuan tenang perekonomian akibat perubahan harga. (SASH)