Doa Ganti Puasa Ramadhan dan Tata Caranya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam diwajibkan untuk mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkannya. Doa ganti puasa Ramadhan dapat dibaca sebagai niat yang diucapkan pada malam hari.
Membaca niat merupakan rukun puasa yang tidak boleh ditinggalkan. Waktunya sejak malam sebelum puasa, hingga sebelum waktu fajar ketika sahur.
Doa Ganti Puasa Ramadhan dalam Arab, Latin, dan Artinya
Doa pengganti puasa Ramadan dapat diucapkan dalam bahasa Arab maupun artinya. Berikut adalah doa ganti puasa Ramadhan dalam tulisan Arab, latin, dan artinya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat mengganti (mengqadha) puasa bulan Ramadan karena Allah Ta'ala".
Tata Cara Ganti Puasa Ramadhan
Diambil dari Buku Pintar Agama Islam, Abu Aunillah Al-Baijury (2015:170), tata cara ganti puasa Ramadan adalah sebagai berikut.
Membaca doa ganti puasa Ramadhan atau niat qadha puasa Ramadan.
Mempercepat waktu qadha, yaitu dilakukan setelah Ramadan sampai akhir bulan Syaban.
Boleh mengganti puasa dengan cara berturut-turut atau secara terpisah.
Barang siapa tidak mengganti puasanya hingga masuk bulan Ramadan berikutnya, padahal mampu dan sempat, maka ia berdosa.
Jika seseorang tidak mampu sama sekali untuk mengganti puasa, maka ia tidak berdosa, dan hendaklah mengganti puasanya di hari yang lain.
Orang yang meninggal dunia dan belum sempat mengganti puasanya padahal ia mampu, maka ahli warisnya wajib membayar tunggakan itu.
Mengganti puasa wajib dilakukan, jika halangan puasa Ramadan disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut.
Lupa membaca niat puasa Ramadan.
Sakit yang dapat membahayakan jiwa dan kesehatan.
Perempuan yang datang haid atau nifas.
Sengaja berbuka sebelum masuk waktu buka puasa.
Muntah dengan sengaja.
Jimak.
Ibu mengandung yang khawatir akan kesehatannya sendiri.
Orang yang bekerja berat sepanjang bulan Ramadan.
Mengalami kelaparan dan dahaga yang membahayakan kesehatannya sendiri.
Orang yang sedang dalam perjalanan atau golongan musafir.
Baca juga: Doa Buka Puasa Ganti Ramadhan dan Tata Caranya
Tata cara puasa qadha diawali dengan membaca niat, atau doa ganti puasa Ramadhan. Tidak ada perbedaan waktu membaca dengan niat puasa lainnya, yang membedakan hanya lafalnya. (DK)
