Konten dari Pengguna

Fungsi dan Mekanisme Pernapasan pada Belalang

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan mekanisme pernapasan pada belalang, sumber foto (Filipe R.) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan mekanisme pernapasan pada belalang, sumber foto (Filipe R.) by unsplash.com

Jelaskan mekanisme pernapasan pada belalang! Seperti yang diketahui, belalang adalah salah satu serangga herbivora yang asalnya dari ordo Orthoptera. Salah satu keunikan belalang terletak pada alat pernapasannya yang disebut dengan trakea.

Jadi, belalang tidak bernapas dengan paru-paru layaknya manusia dan hewan mamalia. Cara kerja trakea juga tidak sama dengan paru-paru yang notabene memiliki metode yang lebih kompleks.

Lalu, seperti apa cara kerja trakea dan apa saja fungsi dari alat pernapasan tersebut? Bagi kamu yang penasaran dan ingin tahu lebih lanjut tentang trakea, simak ulasannya di artikel ini.

Baca juga: (Mengenal Alat dan Sistem Pernapasan Mamalia)

Fungsi Trakea

Ilustrasi Jelaskan mekanisme pernapasan pada belalang, sumber foto (Bulbul Ahmed) by unsplash.com

Jelaskan struktur dan fungsi serta proses respirasi pada belalang. Mengutip buku Dunia Burung dan Serangga: Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya oleh Nurhakim & Abdurohman, (2014), trakea adalah alat pernapasan belalang yang berfungsi sebagai saluran untuk mengalirkan gas dengan kandungan oksigen melimpah ke seluruh tubuh.

Selain itu, bagian tubuh ini berperan sebagai saluran untuk mengalirkan karbon dioksida untuk dikeluarkan dari tubuh.

Trakea dapat dipengaruhi oleh taenidia yang mempunyai struktur tipis. Adapun struktur ini bisa membantu trakea supaya memiliki sifat yang fleksibel. Dengan begitu, maka alat pernapasan ini dapat meregang ketika proses kontraksi dan relaksasi selama pernapasan.

Mekanisme Kerja Alat Pernapasan Belalang

Cara kerja trakea sangat berbeda dengan alat pernapasan hewan vertebrata dan invertebrata yang memakai insang, paru-paru, atau melalui kulit. Alat pernapasan belalang mempunyai mekanisme yang sangat unik, di antaranya sebagai berikut:

1. Udara Masuk

Alat pernapasan yang berguna untuk masuknya udara disebut spirakel. Sedangkan organ yang bertugas untuk membantu masuk dan keluarnya udara disebut sebagai otot abdomen.

Udara akan masuk jika spirakrl (katup udara) terbuka. Saat inilah otot abdomen (organ untuk masuk dan keluarnya udara) mengendur secara maksimal. Jika otot abdomen menyusut, maka udara akan ke luar melalui spirakel.

2. Pertukaran Udara

Usai udara masuk, selanjutnya akan dialirkan ke trakea menuju trakeolus. Dalam trakeolus, ada zat yang berfungsi untuk mengikat berbagai unsur udara, seperti oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2).

3. Pengeluaran Udara

Selanjutnya, karbondioksida akan dibuang melalui spirakel. Sebelum dibuang, karbondioksida akan diproses kembali oleh enam pasang spirakel. Jika sudah tidak bisa diolah oleh tubuh, maka akan dibuang sepenuhnya ke luar.

4. Penyaluran Oksigen

Oksigen yang diserap oleh tubuh akan dialirkan menuju seluruh sel dan jaringan yang membutuhkan. Penyaluran oksigen ini tidak membutuhkan darah, sehingga bisa langsung menuju ke kantung-kantung udara.

Mekanisme pernapasan belalang memang cukup kompleks dan berbeda dengan sistem pernapasan manusia. Hal ini menjadi keunikan tersendiri bagi serangga tersebut yang tentunya sesuai dengan cara bertahan hidupnya di alam. (DLA)