Gerakan Dasar Berenang yang Dapat Dipelajari Para Pemula

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan dasar berenang salah satunya adalah teknik meluncur yang dimulai dari masuk ke dalam kolam dan berdiri dengan posisi membelakangi dinding kolam. Para pemula harus mempelajari gerakan dasar ini secara bertahap dan konsisten.
Penting untuk belajar dengan instruktur yang berpengalaman dan dalam lingkungan yang aman. Tujuannya untuk memastikan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
Gerakan Dasar Berenang bagi Pemula
Dikutip dari buku Teknik Renang Tingkat Pemula, Fahreza dkk (2022: 2), berenang adalah aktivitas menggunakan badan mengapung melintas di air dengan menggunakan kaki dan tangan. Salah satu manfaat renang bagi tubuh adalah meningkatkan metabolisme.
Berikut ini gerakan dasar berenang yang perlu diketahui dan dipelajari para perenang pemula.
1. Teknik Mengapung
Ketika melakukannya untuk pertama kali, biasanya tubuh masih kaku. Kunci melakukan teknik ini adalah badan harus rileks dan tetap tenang. Semakin panik, maka semakin besar kemungkinan tubuh tenggelam.
Untuk berlatih teknik ini, seorang pemula bisa melakukannya dengan dua macam cara. Mengapung dengan cara berdiri atau mengapung dengan cara telentang. Berikut langkah-langkahnya.
Pilihlah kolam renang yang tidak terlalu dalam.
Berdiri di pinggir kolam agar aman.
Mulailah menyelam dengan tangan berpegangan pada tepi kolam.
Setelah itu, tarik nafas dalam-dalam dan coba dorong badan menjauh dari tepi kolam.
Posisikan tangan dan kaki sejajar di permukaan air.
Jangan lupa gerakkan tangan seperti kepakan sayap ayam dan kaki bergerak seperti gerakan kaki saat melakukan gaya dada.
Lakukan sebanyak 10 sampai 15 kali.
2. Teknik Pernapasan
Pernafasan sangat penting dalam olahraga renang. Hal tersebut dikarenakan kekuatan dan kecepatan seorang perenang sangat dipengaruhi oleh kekuatan nafas.
Berikut langkah-langkahnya.
Berdiri di tepi kolam dengan rendah, tetapi pastikan wajah tetap berada di atas permukaan air.
Bernafaslah melalui mulut.
Tahan beberapa waktu dan masukkan kepala ke dalam air.
Jangan lupa hembuskan melalui hidung.
Lakukan latihan terus-menerus hingga menemukan pola bernafas yang khas sesuai kemampuan diri sendiri. Disarankan para ahli, latihan pernafasan dilakukan 10-15 kali setelah latihan agar nafas kuat.
3. Teknik Meluncur
Teknik ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan tubuh di awal renang. Teknik meluncur dilakukan dengan meluncurkan tubuh secara horizontal di bawah permukaan air.
Berikut langkah-langkahnya.
Masuk ke dalam kolam dan berdiri dengan posisi membelakangi dinding kolam.
Tempelkan salah satu telapak kaki ke dinding dengan jari-jari kaki menghadap ke bawah. Posisi ini sangat penting untuk memperbesar luas permukaan gaya tolakan saat meluncur.
Doronglah badan dengan menggunakan kakiuntuk meluncur.
Posisikan kedua tangan sejajar lurus ke depan untuk memecah air sehingga tidak banyak gaya yang terbuang karena halangan air.
Atur kepala masuk ke dalam air dan telinga tingginya sejajar dengan kedua lengan.
Baca juga: Bagaimana Cara agar Aman di Air pada Waktu Berenang?
Demikianlah gerakan dasar berenang yang perlu diketahui dan dipelajari para perenang pemula. Semoga membantu! (Gin)
