Hadits Menutup Aurat bagi Perempuan Baligh

Penulis kumparan
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap wanita yang telah balig wajib menutup aurat jika pergi ke luar rumah. Ada banyak hadis menutup aurat bagi perempuan balig yang dapat dijadikan bahan renungan agar semakin yakin untuk melaksanakan perintah Allah SWT tersebut.
Mengutip buku Lebih Anggun dengan Berhijab oleh Abdillah F. Hasan (2013), perintah untuk menutup aurat bertujuan untuk menjaga kita dari berbagai gangguan dan tipu daya dari manusia.
Berdasarkan hal itu, dapat kita ketahui bersama bahwa Islam merupakan agama yang memuliakan wanita. Inilah mengapa, Allah menyerukan kewajiban menutup aurat bagi setiap muslim, terutama wanita yang sudah berusia balig.
Apa yang Dimaksud dengan Aurat?
Aurat erat kaitannya dengan bagian tubuh tertentu yang harus ditutupi. Menyadur buku Aurat Wanita Muslimah yang ditulis oleh Isnawati, aurat secara bahasa memiliki banyak makna. Salah satunya, aurat dapat dipahami sebagai bagian yang harus ditutupi dan sesuatu yang buruk.
Sementara itu, secara istilah menurut para ulama, aurat adalah bagian tubuh yang harus ditutupi dan tak boleh terlihat dari pandangan-pandangan siapa pun yang tak boleh melihatnya. Aurat juga harus ditutup ketika menjalankan salat.
Dengan demikian, aurat dapat diartikan sebagai apa pun yang haram dilihat dan diperlihatkan.
Apa Hadis tentang Menutup Aurat?
Kewajiban menutup aurat telah tertulis dalam Al-Qur’an maupun hadis. Dihimpun dari buku Telapak Kaki Wanita Auratkah? oleh Vivi Kurniawati, berikut hadis tentang menutup aurat arab dan artinya:
Hadis menutup aurat bagi wanita
يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْ
Artinya: "'Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid (sudah balig), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini', beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.” (HR. Abu Daud).
Hadis menutup aurat bagi seorang muslim
Anjuran menutup aurat bagi seorang muslim juga tertulis dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلَّا مِنْ زَوْجَتِكَ أَوْ مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ
Artinya: “Tutuplah auratmu kecuali dari istrimu atau budak perempuanmu.” (HR. At-Tirmidzi).
Kedua hadis di atas menunjukkan betapa pentingnya menutup aurat bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan.
Perintah Menutup Aurat dalam Al-Qur'an
Sementara itu, dalam Al-Qur’an, perintah menutup aurat tertulis dalam beberapa surah, di antaranya:
Surah Al A’raf ayat 26-27
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْءٰتِكُمْ وَرِيْشًاۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌۗ ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطٰنُ كَمَآ اَخْرَجَ اَبَوَيْكُمْ مِّنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءٰتِهِمَا ۗاِنَّهٗ يَرٰىكُمْ هُوَ وَقَبِيْلُهٗ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْۗ اِنَّا جَعَلْنَا الشَّيٰطِيْنَ اَوْلِيَاۤءَ لِلَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ
Artinya: “Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat.
Wahai anak cucu Adam! Janganlah sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana halnya dia (setan) telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga, dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.”
Perintah menutup aurat dalam surah Al-A’raf ayat 26-27 di atas menjelaskan adanya peringatan mengenai sesuatu yang bermanfaat dan yang membahayakan.
Adapun yang dimaksud sesuatu yang bermanfaat, yaitu pakaian untuk menutupi aurat sekaligus sebagai perhiasan. Dalam ayat tersebut, juga dijelaskan bahwa tak ada yang lebih baik dari pakaian batin, yakni takwa.
Sementara itu, sesuatu yang membahayakan seperti yang disebut dalam surah di atas ialah tipu daya setan berupa rayuan untuk membuka aurat. Itulah mengapa, penting bagi setiap muslim untuk berusaha menutup aurat sebagai slaah satu bentuk ketakwaan ke Allah SWT.
Surah An Nur ayat 31
Batas aurat antara aurat laki-laki dan wanita memang berbeda. Hal ini dijelaskan oleh Allah SWT dalam surah An-Nur ayat 31:
وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: “Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali ke suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan.
Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua pada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung." (QS. An-Nur ayat 31).
Surah Al Ahzab Ayat 59
Setiap laki-laki dan perempuan memiliki batasan dalam menutup auratnya. Adapun batasan aurat wanita dijelaskan dalam surah Al Ahzab ayat 59:
يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَاۤءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّۗ ذٰلِكَ اَدْنٰىٓ اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
“Hai Nabi katakanlah ke istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab ayat 59).
Baca Juga: Batasan Aurat Perempuan Muslimah Menurut Syariat Islam
Itulah hadis menutup aurat bagi wanita yang sudah balig. Kumpulan hadis dan dalil di atas menjadi bukti bahwa Allah SWT memerintahkan para wanita untuk membalut tubuhnya dengan pakaian tertutup yang sesuai syariat Islam.
Semoga dengan memahami hadis dan dalil di atas semakin menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT.
(DLA & ANM)
