Hikmah dari Bersikap Toleransi dalam Kehidupan Bermasyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuliskan hikmah dari bersikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Toleransi adalah suatu sikap yang perlu dimiliki oleh setiap masyarakat. Toleransi tidak lahir dengan sendirinya dalam diri manusia. Sikap ini perlu dilatih dan diimplementasikan dalam kehidupan hingga mampu menjadi kebiasaan. Dengan adanya toleransi, maka segala perbedaan di tengah masyarakat bukan lagi menjadi suatu permasalahan. Sebab, setiap orang telah memiliki kesadaran bahwa perbedaan adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa terhindarkan.
Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap perbedaan sebagai sebuah ancaman. Padahal, hal tersebut dapat menjadi khasanah budaya bangsa Indonesia yang menambah keberagaman. Agar lebih sadar dengan pentingnya toleransi, simak berbagai hikmahnya di artikel ini.
Baca juga : Apa yang Dimaksud dengan Toleransi? Ini Penjelasan dan Manfaatnya
Hikmah dari Bersikap Toleransi dalam Kehidupan Bermasyarakat
Mengutip buku Pendidikan Karakter Toleransi oleh Imam Musbikin (2021), toleransi berasal dari Bahasa Latin "tolerantia" yang artinya kelembutan hati, keringanan, kelonggaran, dan kesabaran.
Toleransi merupakan suatu keniscayaan yang perlu diterapkan dalam ruang publik maupun ruang individu karena tujuan dari toleransi adalah untuk membangun kehidupan yang damai.
Bersikap toleran dalam kehidupan masyarakat perlu diwujudkan melalui perkataan maupun perbuatan, sehingga dapat menghadapi pluralitas dengan pikiran terbuka dan hati yang lapang. Toleransi mampu melahirkan penerimaan terhadap adanya perbedaan dan hal tersebut menandakan bahwa masyarakat telah menuju peradaban yang inklusif.
Bersikap toleransi melahirkan banyak hikmah bagi diri sendiri maupun orang lain. Beberapa hikmah Bersikap toleransi yaitu sebagai berikut:
● Menyadari bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan beragam bentuk fisik, ras, dan budaya.
● Menciptakan perdamaian dan kerukunan antarmasyarakat.
● Mendorong masyarakat untuk menjadi insang yang adil dan bijak.
● Masyarakat tidak akan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sifatnya membawa perpecahan.
● Memupuk rasa persaudaraan antarsesama teman.
● Tunbuhnya sikap saling menghargai antarsesama
● Memudahkan terjalinnya kerjasama atau gotong royong.
● Terhindar dari perpecahan dan pertikaian. Meminimalisir timbulnya konflik secara verval maupun nonverbal.
Nilai-nilai positif toleransi yang dijelaskan di atas sudah selayaknya diimplementasikan dalam kehidupan. Dengan begitu, diharapkan kedamaian dan keharmonisan dapat saling terjalin antar masyarakat. Baca juga: Toleransi dalam Bahasa Arab Dinamakan Tasamuh, Ini Dia Contoh Penerapannya
(DLA)
