Hukum Puasa belum Mandi Wajib bagi Laki-laki dan Wanita Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana hukum puasa belum mandi wajib? Masih banyak umat Muslim yang bertanya-tanya tentang perkara yang satu ini. Namun, sering kali orang menganggap bahwa jika belum mandi besar dan melanjutkan berpuasa, maka puasanya tidak akan sah.
Padahal, orang yang belum mandi besar atau belum mensucikan diri usai berhadas besar tetap boleh melanjutkan ibadah puasa Ramadhan. Orang yang sedang dalam kondisi hadast besar dan belum mandi besar memang tidak boleh melakukan sholat, memegang Al-Qur’an, i’tikaf, dan thawaf.
Untuk mengetahui apakah belum mandi wajib boleh puasa bagi laki laki, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.
Baca juga: Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan untuk Mandi Wajib
Hukum Puasa belum Mandi Wajib
Dalam buku Nasehat-nasehat Kebaikan (Belajar Menjadi Orang yang Bermanfaat oleh Hermanto (2021), puasa Ramadhan tidak termasuk bagian dari ibadah tersebut, maka seseorang yang belum mandi besar tetap boleh mengerjakan ibadah tersebut walaupun dinilai belum suci.
Hal ini mengacu pada hadist berikut: "Rasulullah pernah berhadas besar (junub) pada waktu subuh di bulan Ramadan karena malamnya bersetubuh, bukan karena mimpi, lalu beliau berpuasa tanpa mandi sebelum fajar" (H.R Muslim).
Misalnya, jika Anda melakukan jima’ (hubungan suami istri) di malam hari pada bulan Ramadhan, namun belum sempat mandi junub karena bangun kesiangan hingga matahari terbit, maka Anda boleh melanjutkan puasa sampai matahari terbenam. Namun, dengan catatan Anda telah melafadzkan niat puasa Ramadhan di malam hari atau sebelum subuh.
Baca juga: Ketahui Batas Waktu Mandi Wajib Puasa Ramadhan
Perlu diingat bahwa hadast besar yang dimaksud di sini hanya berlaku untuk kondisi junub. Jadi, bukan hadast besar lain seperti haid atau nifas. Hal ini karena haid dan nifas termasuk dalam kondisi hadast besar yang haram melakukan ibadah mahdhah, seperti sholat, haji, dan puasa.
Selain itu, Anda juga wajib untuk bergegas mandi junub setelah bangun tidur agar bisa mengganti (qadha’) sholat yang ditinggalkan serta melakukan ibadah lainnya.
Hal ini disebutkan dalam kitab Ibnatul Ahkam yang berbunyi, “Orang yang berpuasa boleh menunda mandi junub hingga waktu setelah fajar terbit. Tetapi yang lebih utama adalah ia menyegerakan mandi wajib sebelum terbit fajar atau sebelum Subuh.”
Dari pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum puasa belum mandi wajib bagi laki-laki dan wanita Muslim adalah boleh. Namun, sebisa mungkin jangan sampai melewatkan ibadah mandi junub agar puasa yang ditunaikan bisa lebih maksimal.
(DLA)
Baca juga: Tata Cara dan Doa Mandi Wajib Sebelum Puasa bagi Wanita Haid
Frequently Asked Question Section
Apakah puasa tidak sah jika belum mandi wajib?

Apakah puasa tidak sah jika belum mandi wajib?
Dalam kondisi junub karena berjima’, seseorang yang belum mandi besar tetap boleh mengerjakan ibadah tersebut walaupun dinilai belum suci.
Apakah haid boleh puasa?

Apakah haid boleh puasa?
Haid dan nifas termasuk dalam kondisi hadast besar yang haram melakukan ibadah mahdhah, seperti sholat, haji, dan puasa.
Apakah boleh menunda mandi wajib karena masih ragu?

Apakah boleh menunda mandi wajib karena masih ragu?
Disebutkan dalam kitab Ibnatul Ahkam bahwa orang yang berpuasa boleh menunda mandi junub hingga fajar terbit. Namun yang lebih utama adalah menyegerakan mandi wajib sebelum Subuh.
