Kepanjangan dari WOSM dan Sejarah Singkatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pramuka menjadi organisasi yang ada di seluruh dunia. Organisasi yang dibentuk oleh Baden Powell ini bahkan menjadi salah satu ekstrakurikuler wajib di setiap sekolah di Indonesia. Namun, ternyata masih banyak orang yang belum tahu tentang WOSM, lho. Jadi, sebenarnya apa kepanjangan dari WOSM? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel ini.
WOSM dalam Pramuka
Mengutip dari laman pramukalumajang.or.id, kepanjangan WOSM adalah World Organization of the Scout Movement. Secara umum, WOSM merupakan organisasi non pemerintah yang menaungi organisasi kepanduan yang ada di seluruh Indonesia.
Sejarah WOSM bermula dari berdirinya organiasi tersebut pada tahun 1922 dan berkantor pusat di kota Jenewa, Swiss. Di Indonesia, organisasi ini juga dikenal dengan sebutan Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia atau OGKD yang merupakan organisasi independen di seluruh dunia.
Gerakan Kepanduan Dunia adalah organisasi nirlaba dan non-partisan yang berarti gerakan kepanduan tidak memberikan keuntungan material maupun memberi hasil berupa uang bagi para anggotanya. Menariknya, Gerakan Kepanduan juga tidak memihak pada bidang ideologi dan politik atau bahkan suku dan agama.
Tujuan WOSM adalah untuk mempromosikan persatuan dan pemahaman terhadap tujuan dan prinsip kepanduan dengan cara memberikan fasilitas penyebaran dan perkembangannya. Adapun Organisasi Kepanduan Dunia ini juga membawahi tiga organisasi lainnya, yaitu Konferensi Kepanduan Dunia, Komite Kepanduan Dunia, dan Biro Kepanduan Dunia.
Tiga organisasi ini adalah pelaksana dan juga pemilik wewenang tertinggi dalam Organisasi Kepanduan Dunia. Tujuan utamanya adalah untuk memberi kontribusi terhadap pendidikan remaja lewat sistem yang sesuai dengan dasar dan juga semangat kepanduan. Inilah yang diharapkan setiap individu dapat ikut serta dalam masyarakat untuk membangun dunia menjadi lebih baik.
Sedangkan untuk lambang Kepanduan Dunia adalah fleur-de-lis atau bunga lily dengan tiga ujung, kompas, dua bintang, serta dilingkari tali simpul tali.
Lambang bambang lily memang sudah lama digunakan sebagai simbol pada kompas untuk pencarian ejak dan navigasi. Makanya, tak heran jika bunga cantik ini menjadi simbol pada lambang WOSM.
Itulah arti WOSM. Di Indonesia, lambang WOSM tidak hanya disematkan pada seragam pramuka, tetapi juga diletakkan bersama dengan lambang Gerakan Pramuka, kop surat organisasi, serta juga papan gugus depan dan kwartir. (Anne)
Baca Juga: Tanda Pengenal dalam Pramuka yang Wajib Diketahui
