Konten dari Pengguna

Komposisi Urine Sekunder yang Dikeluarkan dari Tubuh Manusia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Komposisi Urine Sekunder atau Urine Sesungguhnya yang Dikeluarkan dari Tubuh. Sumber: Unsplash/Robina Weermeijer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Komposisi Urine Sekunder atau Urine Sesungguhnya yang Dikeluarkan dari Tubuh. Sumber: Unsplash/Robina Weermeijer

Urine merupakan zat hasil kerja dari sistem ekskresi tubuh manusia. Zat tersebut mengandung komposisi yang khas. Jelaskan komposisi urine sekunder atau urine sesungguhnya yang dikeluarkan dari tubuh manusia!

Komposisi urine sekunder yang normal terdiri dari banyak jenis zat. Zat tersebut berupa air, urea, zat warna empedu, garam, dan zat sisa lainnya. Kandungan urine sekunder yang normal dapat terbentuk jika proses pembentukan urine berlangsung secara optimal.

Jelaskan Komposisi Urine Sekunder atau Urine Sesungguhnya yang Dikeluarkan dari Tubuh!

Ilustrasi Jelaskan Komposisi Urine Sekunder atau Urine Sesungguhnya yang Dikeluarkan dari Tubuh. Sumber: Unsplash/Europeana

Manusia adalah makhluk hidup yang mempunyai banyak sistem dalam tubuhnya. Salah satu sistem penting dalam tubuh manusia, yaitu sistem ekskresi yang membantu memproses pengeluaran zat sisa metabolisme.

Contoh zat sisa metabolisme tubuh manusia adalah urine sekunder. Urine sekunder akan ke luar dari tubuh manusia melalui uretra. Zat sisa yang memiliki wujud cair tersebut ke luar dari tubuh manusia dengan serangkaian komposisi.

Jelaskan komposisi urine sekunder atau urine sesungguhnya yang dikeluarkan dari tubuh! Urine sekunder yang normal akan mengandung lima zat. Dikutip dari buku Blak-blakan Bahas Mapel Biologi SMP, Dwiastuti (2012: 173), kandungan urine normal, yaitu:

  1. Air (95%);

  2. Urea serta ammonia yang merupakan sisa pembongkaran protein;

  3. Zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin) yang menyebabkan warna kuning pada urine;

  4. Garam-garam mineral (NaCl); dan

  5. Zat berlebih (vitamin B, vitamin C, hormon, dan obat-obatan).

Urine sekunder atau urines seungguhnya akan secara otomatis mengandung zat-zat tersebut jika manusia memiliki pola hidup serta ginjal yang sehat. Ginjal yang sehat akan membantu tubuh proses pembentukan urine dengan baik.

Proses Pembentukan Urine pada Ginjal Manusia

Ilustrasi Jelaskan Komposisi Urine Sekunder atau Urine Sesungguhnya yang Dikeluarkan dari Tubuh. Sumber: Unsplash/Robina Weermeijer

Ginjal yang sehat secara otomatis akan melakukan proses pembentukan urine secara optimal. Proses tersebut terdiri dari enam tahap umum. Dikutip dari buku berjudul Buku Sakti Biologi SMP, Pakar Tetor (2015: 181 – 182), berikut proses pembentukan urine.

1. Darah Masuk ke Ginjal

Darah yang membawa sisa metabolisme protein akan masuk ke Ginjal melalui pembuluh darah menuju glomerulus.

2. Penyaringan di Glomerulus

Penyaringan terhadap zat-zat yang terlarut dalam darah akan terjadi di Glomerulus. Zat-zat yang melalui saringan glomerulus adalah zat dengan molekul kecil, seperti air, garam, ammonia, urea, dan gula.

3. Filtrat Glomerulus Ditampung

Air, garam, ammonia, urea, dan gula hasil saringan glomerulus disebut sebagai filtrat glomerulus. Filtrat glomerulus akan masuk dan ditampung di kapsula Bowman, kemudian diteruskan ke tubulus proksimal.

4. Penyerapan Kembali

Penyerapan kembali dari zat-zat yang masih diperlukan (air, garam, dan gula) akan berlangsung di tubulus proksimal.

5. Urine Primer

Urine primer merupakan zat yang tidak dapat diserap lagi. Urine primer akan masuk ke tubulus distal dan mengalami augmentasi (penambahan zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh).

6. Urine Sekunder

Urine sekunder pun akan terbentuk setelah proses augmentasi. Urine sekunder akan ditampung di tubulus kolekta dan diteruskan ke ureter. Kemudian, ditampung oleh kantung kemih sebelum dikeluarkan melalui uretra.

Baca juga: Menilik Apa yang Dimaksud dengan Sistem Ekskresi pada Tubuh Manusia

Kini, diketahui bahwa instruksi jelaskan komposisi urine sekunder atau urine sesungguhnya yang dikeluarkan dari tubuh memiliki jawaban yang kompleks. Kompleksitas tersebut terjadi karena urine sekunder mengandung berbagai jenis zat sisa. (AA)