Konten dari Pengguna

Macam-macam Konflik yang Terjadi Akibat Keberagaman Masyarakat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat, sumber foto (Adi Goldstein) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat, sumber foto (Adi Goldstein) by unsplash.com

Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat! seperti yang diketahui, bangsa Indonesia memiliki keberagaman yang sangat besar, baik dari segi agama, ras, suku, dan lain sebagainya.

Keberagaman tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi geografis, sejarah nenek moyang, atau pengaruh dari bangsa-bangsa lain.

Meskipun memiliki kelebihan, namun keberagaman juga rentan menimbulkan konflik antarmasyarakat. Hal tersebut perlu diwaspadai agar berbagai masalah tersebut dapat diminimalisir dampak negatifnya. Adapun macam-macam konflik yang terjadi karena keberagaman masyarakat akan dibahas lebih lanjut di artikel ini.

Baca juga : (Cara Mengatasi Konflik Sosial Ekonomi berdasarkan Ideologi Komunisme)

Bentuk Konflik yang Terjadi Akibat Keberagaman Masyarakat

Ilustrasi Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat, sumber foto (Maria Lysenko) by unsplash.com

Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat. Berikut adalah macam-macam konflik yang perlu diwaspadai:

1. Konflik Antar Suku

Mengutip buku Manajemen Konflik: Suatu Pendekatan Psikologi, Komunikasi, dan Pendidikan oleh Weni Puspita (2018), konflik ini terjadi akibat munculnya perbedaan dari segi sistem kekerabatan, adat istiadat, budaya, hingga norma sosial di dalam masyarakat.

2. Konflik Antar Agama

Konflik yang disebabkan oleh keberagaman masyarakat berikutnya adalah konflik antar agama. Jenis konflik ini terjadi akibat adanya kelompok yang memiliki agama atau kepercayaan yang berbeda.

3. Konflik Antar Ras

Konflik antar ras dapat terjadi karena sikap rasialis masyarakat. Adapun sikap rasialis merupakan cara memperlakukan orang berdasarkan rasnya dan cenderung ke arah negatof jika berbeda golongan.

4. Konflik Antar Golongan

Konflik antar golongan disebabkan karena adanya perbedaan dari segi asal daerah, pekerjaan, partai politik, dan sebagainya.

Penyebab Konflik

Penyebab konflik perlu ditelisik agar bisa disikapi dengan bijak. Beberapa penyebab konflik antar masyarakat yakni sebagai berikut:

● Tidak memiliki persamaan pandangan antar kelompok, misalnya perbedaan cara melakukan sesuatu, tujuan, dan lain sebagainya.

● Norma sosial tidak berfungsi dengan kondusif sebagai alat untuk mencapai tujuan.

● Adanya pertentangan norma di dalam masyarakat hingga memicu kebingungan bagi masyarakat.

● Lemahnya sanksi atas pelanggar norma di di dalam masyarakat.

● Terjadi proses disosiatif atau proses yang berorientasi pada persaingan.

Cara Mencegah dan Mengatasi Konflik

Konflik dapat dicegah dan diatasi dengan cara-cara tertentu, di antaranya sebagai berikut:

1. Upaya Preventif

Upaya preventif merupakan upaya untuk mencegah terjadinya masalah sebelum terjadi. Contohnya seperti memunculkan sikap toleransi, musyawarah, latihan bersama, kerja sama, dan sebagainya.

2. Upaya Represif

Upaya represif merupakan upaya untuk mengatasi permasalahan, seperti pembubaran paksa, penangkapan, dan sebagainya.

3. Upaya Kuratif

Upaya kuratif merupakan tindak lanjut dari penanggulangan masalah yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk menyikapi dampak dari masalah tersebut. Contohnya dengan melakukan pendampingan untuk korban kerusuhan.

Sekarang, tentu Anda memahami apa pengaruh keberagaman masyarakat Indonesia terhadap pola perilaku bangsa Indonesia. Dengan begitu, Anda bisa bersikap lebih bijak dan tidak mudah tersulut amarah ketika terjadi suatu provokasi. (DLA)