Makna dari Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang masih dipegang teguh hingga sekarang. Tahukah kamu bahwa Pancasila juga disebut sebagai ideologi terbuka, lho? Lantas, bisakah Anda jelaskan Pancasila sebagai ideologi terbuka?
Jika masih bingung, simak ulasan lengkapnya tentang Pancasila sebagai ideologi terbuka dalam artikel ini.
Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Mengutip dari buku Paradigma Pendidikan Pancasila karya Winarno (2016), Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka karena bisa selalu menyesuaikan diri dalam menghadapi berbagai zaman tanpa harus mengubah isinya dan nilai fundamentalnya.
Artinya, Pancasila dapat hidup di segala zaman dan dapat mengatur kondisi dinamika masyarakat yang selalu mengalami perubahan. Namun, keterbukaan ideologi Pancasila bukan berarti mengubah nilai-nilai yang ada di dalamnya, ya.
Jadi, keterbukaan tersebut hanya sekadar mengembangkan konsep penerapan dari nilai tersebut. Tujuannya adalah agar dapat memecahkan masalah yang berkembang dan terjadi di kehidupan masyarakat Indonesia.
Setidaknya ada tiga nilai utama yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi terbuka. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.
Nilai dasar yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan, di mana lima hal ini merupakan pedoman fundamental yang sifatnya universal, mengandung cita-cita negara, serta tujuan yang baik dan benar.
Nilai instrumental yang mencakup arahan, kebijakan, strategi, sasaran, dan juga lembaga yang melaksanakannya. Jadi, Pancasila merupakan perkembangan dari yang sebelumnya dasar dan telah dilakukan penyesuaian dalam pelaksanaannya sehingga dapat menyelesaikan masalah yang terjadi.
Nilai praksis yang meliputi realisasi dari fundamental yang sifatnya nyata dan dapat digunakan untuk kehidupan bernegara. Dengan adanya nilai praksis ini, Pancasila dapat melakukan pengembangan sekaligus perubahan agar bisa terus sesuai apabila diterapkan dalam kondisi masyarakat Indonesia yang berubah.
Syarat Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Adapun beberapa syarat Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah sebagai berikut.
Dimensi idealistis yang menyangkut nilai dasar, yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.
Dimensi normatif yang mengartikan Pancasila sebagai ideologi yang dapat mengatur sesuatu secara mendalam untuk pelaksanaannya melalui norma yang dibuat atau diubah.
Dimensi realistis yang mencerminkan Pancasila dapat hidup dalam segala keadaan yang sedang terjadi di Indonesia.
Baca Juga: Pengertian dan Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Nah, itu dia penjelasan mengenai Pancasila sebagai ideologi terbuka yang menarik untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia. (Anne)
