Konten dari Pengguna

Memahami Teori Sebab Akibat Perubahan Sosial dalam Kehidupan Manusia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebab Akibat Perubahan Sosial. Sumber: Pexels/Nataliya Vaitkevich
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebab Akibat Perubahan Sosial. Sumber: Pexels/Nataliya Vaitkevich

Teori Sebab Akibat Perubahan Sosial merupakan salah satu teori yang menjelaskan tentang kehidupan manusia. Teori tersebut mengungkapkan bahwa ada sebab serta akibat dari terjadinya perubahan sosial.

Dikutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial, Saraswati dan Ida (2008: 37), perubahan sosial merupakan perubahan dalam segi struktur sosial dan hubungan sosial dalam masyarakat. Jadi, Teori Sebab Akibat akan membahas hal tersebut.

Teori Sebab Akibat Perubahan Sosial

Ilustrasi Sebab Akibat Perubahan Sosial. Sumber: Pexels/Nataliya Vaitkevich

Selama kehidupan manusia berlangsung akan terjadi sejumlah perubahan, baik itu dalam diri manusia, lingkungan sekitarnya, maupun lingkungan sosialnya. Sejumlah perubahan tersebut memiliki bidang ilmu masing-masing.

Bidang ilmu yang membahas tentang perubahan sosial itu sendiri adalah ilmu sosial, terlebih lagi ilmu sosiologi. Layaknya sebuah bidang ilmu, ilmu sosiologi juga terdiri dari beberapa teori yang salah satunya adalah Teori Sebab Akibat Perubahan Sosial.

Teori Sebab Akibat juga biasa disebut juga dengan Causation Problem. Dikutip dari buku Ilmu Sosial & Budaya Dasar, Setiadi, dkk. (2017: 54), beberapa faktor dikemukakan oleh para ahli untuk menerangkan sebab-sebab perubahan sosial yang terjadi.

Dua contoh pendekatan tersebut adalah analisis dialektis dan teori tunggal mengenai perubahan sosial. Masing mengutip dari buku yang sama, Setiadi, dkk. (2017: 54), berikut adalah penjelasan ringkas tentang keduanya.

1. Analisis Dialektis

Analisis perubahan sosial menelaah syarat-syarat dan keadaan yang mengakibatkan terjadinya perubahan dalam suatu sistem masyarakat. Perubahan yang pada suatu bagian sistem masyarakat juga membawa perubahan pada bagian lain.

Hal tersebut sering kali menimbulkan akibat yang tidak diharapkan sebelumnya, bahkan menimbulkan konflik. Konflik tersebut kemudian mendorong terjadinya perubahan sosial lebih lanjut, meluas, dan mendalam.

2. Teori Tunggal mengenai Perubahan Sosial

Teori tunggal menjelaskan sebab-sebab perubahan sosial atau pola kebudayaan dengan menunjuk pada satu faktor penyebab. Menurut Soerjono Soekanto, teori tunggal tidak bertahan lama, timbulnya pola analisis yang lebih cermat dan didasarkan fakta.

Contoh Sebab Akibat Perubahan Sosial

Ilustrasi Sebab Akibat Perubahan Sosial. Sumber: Pexels/Nothing Ahead

Setelah mengetahui penjelasan ringkas mengenai teori dari sebab serta akibat perubahan sosial, sekarang adalah saat untuk mengetahui contohnya. Pengetahuan tentang contoh termasuk penting untuk melengkapi pemahaman.

Pasalnya, ketika memahami contoh dari suatu pembahasan, seseorang dapat lebih mudah dalam melogikakan wujud dari pembahasan tersebut. Pada konteks ini adalah wujud dari sebab serta akibat perubahan sosial.

Contoh sebab serta akibat perubahan sosial, yaitu:

  • Pandemi COVID-19 adalah penyebab perubahan gaya hidup masyarakat. Akibat adanya pandemi, masyarakat menjadi lebih sadar pentingnya mencuci tangan dan memakai masker untuk melindungi diri sendiri serta orang lain dari penyakit.

  • Pandemi COVID-19 menjadi penyebab perubahan gaya kerja manusia. Semula, manusia bekerja di kantor. Sejak pandemi, sejumlah kantor menerapkan gaya kerja hybrid, baik itu work from house, work from anywhere, dan work from office.

Baca juga: Tanda-tanda Perubahan Sosial dalam Masyarakat

Demikian menjadi jelas bahwa Teori Sebab Akibat Perubahan Sosial merupakan salah satu jenis teori dalam ilmu pengetahuan sosial. Teori tersebut menjelaskan sebab serta akibat dari perubahan sosial. (AA)