Konten dari Pengguna

Mengenal Pigmen Antosianin, dari Pengertian hingga Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pigmen antosianin, sumber: unsplash/MajaPetric
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pigmen antosianin, sumber: unsplash/MajaPetric

Pengertian pigmen antosianin ialah senyawa pigmen yang sifatnya amfoter, penyumbang warna ungu, merah, merah muda, dan biru. Antosianin termasuk pigmen larut air yang terdapat pada tanaman dan paling banyak dijumpai selain klorofil.

Senyawa ini terakumulasi pada vakuola dan berguna sebagai antioksidan di dalam tubuh. Memahami pengertian, sumber, dan contoh pigmen antosianin sangat penting untuk menambah wawasan dalam ilmu biologi.

Pengertian Pigmen Antosianin

Ilustrasi pigmen antosianin, sumber: unsplash/NinaLuong

Pigmen antosianin adalah pigmen yang larut di air dan terdapat pada berbagai jenis tumbuhan. Mengutip buku Jagung Ungu untuk Diversifikasi Pangan Fungsional oleh Suarni, dkk (2022), antosianin termasuk senyawa organik dari keluarga flavonoid, dan bagian dari kelompok senyawa yang lebih besar, yakni polifenol.

Selain bertugas sebagai antioksidan di dalam tubuh, pigmen antosianin juga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah. Antosianin bekerja untuk menghambat proses aterogenesis dengan mengoksidasi lemak jahat dalam tubuh, yakni lipoprotein densitas rendah.

Sumber Pigmen Antosianin

Ilustrasi pigmen antosianin, sumber: unsplash/TimoVolz

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pigmen ini dapat menghasilkan aneka macam warna, sehingga sering digunakan sebagai bahan pewarna alami pada berbagai produk pangan.

Sebagian besar tumbuhan mempunyai kandungan antosianin paling banyak di bagian buahnya. Sementara itu, sebagian tanaman lain seperti teh, serealia, buncis, kakao, petunia, dan kubis merah mengandung antosinin di bagian tubuh selain buah.

Anggur termasuk buah yang paling banyak digunakan sebagai sumber antosianin. Sebabnya, buah ini mengandung pigmen antosianin yang cukup tinggi di dalam kulitnya.

Itulah alasannya, kulit anggur sisa industri wine sering dikumpulkan kembali. Tujuannya untuk diekstraksi antosianinnya menggunakan pelarut yang bersifat asam.

Contoh Pigmen Antosianin

Ilustrasi pigmen antosianin, sumber: unsplash/QuangNguyen

Ada banyak contoh antosianin yang mudah dijumpai, beberapa di antaranya yakni sebagai berikut:

1. Peonidin

Peonidin adalah salah satu pigmen antosianin yang terdapat pada tumbuhan. Pigmen ini berkontribusi dalam menghasilkan warna merah dan ungu pada sayuran, bunga, dan buah.

2. Malvidin

Malvidin adalah pigmen antosianin yang berfungsi penting pada tumbuhan dan kesehatan manusia. Jenis pigmen ini berkontribusi menghasilkan warna ungu anggur dan merah wine sebagai sumber alami.

3. Petunidin

Contoh pigmen antosianin yang berikutnya adalah petunidin. Jenis pigmen ini yang muncul sebagai pigmen ungu atau merah tua pada kelopak bunga ungu hingga kismis hitam.

4. Delfinidin

Delfinidin adalah pigmen tumbuhan berwarna ungu. Pigmen ini terdapat pada terong, buah beri, rosella, dan anggur.

5. Pelargonidin

Jenis senyawa yang berperan atas rona warna oranye-merah. Pelargonidin mudah dijumpai di subkelompok flavonoid yang mempunyai sifat antioksidan.

Baca juga: Hasil Warna dari Bahan Pangan Nabati yang Mempunyai Pigmen Klorofil

Secara umum, pigmen antosianin berperan penting dalam menghasilkan warna alami pada tumbuhan. Berbagai sayur dan buah yang mengandung pigmen ini kaya akan antioksidan, sehingga baik dikonsumsi oleh manusia. (DLA)