Mengetahui Pengaruh Hormon Sitokinin pada Pertumbuhan Tanaman

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengaruh hormon sitokinin pada pertumbuhan tanaman berperan dalam pertumbuhan tunas, mendorong pembelahan sel, serta penundaan penuaan. Pada tumbuhan, hormon sitokinin bekerja saling memengaruhi hormon lain serta memberikan efek berbeda.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengaruh Hormon Sitokinin pada Pertumbuhan Tanaman dan Mekanisme Kerjanya
Pengaruh hormon sitokinin pada pertumbuhan tanaman mempunyai peran yang penting. Berdasarkan buku Pengantar Dasar Agronomi oleh Andi Adriani Wahditiya, dkk (2024:55), hormon sitokinin dapat membantu dalam perkecambahan biji, mempercepat pelebaran daun, dan menghambat proses penuaan daun.
Mekanisme kerja hormon sitokinin yakni mengikat reseptor pada membran sel sehingga memicu rangkaian sinyal sistem two-component signaling. Rangkaian tersebut mengaktifkan faktor transkripsi yang bisa mengatur ekspresi gen pertumbuhan serta perkembangan tanaman, seperti pertumbuhan tunas, pembelahan sel, serta penuaan.
Fungsi Hormon Sitokinin Dalam Pertumbuhan Tanaman
Beberapa fungsi hormon sitokinin dalam pertumbuhan tanaman adalah sebagai berikut.
Perkembangan akar: Berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan akar tanaman.
Perkembangan biji serta buah: Membantu pembentukan serta perkembangan biji dan buah.
Penundaan penuaan: Memperlambat proses penuaan pada tumbuhan.
Respon stres: Berperan dalam merespon stres lingkungan seperti serangan patogen dan kekeringan.
Interaksi hormon lain: Bekerjasama dengan hormon lain seperti auksin guna mengatur pertumbuhan serta perkembangan tanaman.
Pengaruh Sitokinin pada Perkembangan Daun dan Tunas
Sitokinin mempunyai peran yang penting dalam mendukung perkembangan daun dan tunas pada tumbuhan. Hormon sitokinin dapat merangsang pembelahan sel pada tanaman, mempercepat pertumbuhan tunas, serta menghambat penuaan daun.
Selain itu, sitokinin juga berperan dalam pengaturan dominansi apikal serta mobilisasi nutrisi, yang semuanya ditujukan untuk pertumbuhan tanaman secara menyeluruh.
Gejala Kekurangan Sitokinin pada Tanaman
Tanaman yang mengalami masalah seperti kekurangan hormon sitokinin bisa mengalami beberapa masalah pertumbuhan serta perkembangan. Umumnya, gejala yang sering terjadi seperti penurunan laju pembelahan sel, daun yang lebih kecil, pertumbuhan kerdil, dominansi apikal yang berlebihan (pertumbuhan terbatas pada tunas ujung), penuaan dini pada daun, hingga gangguan perkembangan kloroplas.
Baca juga: Fungsi Hormon Giberelin dalam Proses Pertumbuhan Tanaman
Kesimpulan
Pengaruh hormon sitokinin pada pertumbuhan tanaman adalah mendukung pertumbuhan tunas, mendorong pembelahan sel, serta penundaan penuaan.
Salah satu fungsi hormon sitokinin pada tanaman adalah berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan akar tanaman.
Hormon sitokinin berperan penting dalam mendukung perkembangan daun dan tunas pada tanaman.
Salah satu masalah yang dialami tanaman jika kekurangan hormon sitokinin adalah pertumbuhan kerdil. (Adm)
