Konten dari Pengguna

Nama Galaksi Tempat Planet Bumi Berada

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata surya, sumber: Pixabay/Daniel Roberts
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata surya, sumber: Pixabay/Daniel Roberts

Nama galaksi tempat planet Bumi berada adalah Galaksi Bimasakti. Dalam pengertiannya secara baku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, galaksi Bimasakti adalah galaksi yang berbentuk spiral cakram yang terbesar di jagad raya. Di dalam galaksi ini terdapat tata surya, tempat di mana planet Bumi beredar mengelilingi matahari. Matahari kita tidak berada di pusat Bima Sakti namun berada agak di tepi, dengan jarak antara matahari dan pusat galaksi sekitar 27.700 tahun cahaya.

Tempat Planet Bumi Berada: Galaksi

Ilutsrasi rasi bintang, sumber: Pixabay/Gerd Altmann

Struktur Bimasakti terdiri dari inti dan tujuh lengan galaksi yang menjulur dari inti yang kemudian berpusar mengelilingi pusat seiring rotasi galaksi. Semua objek yang berada di Bimasakti mengorbit di sekeliling pusat galaksi. Tata Surya memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu putaran orbit mengelilingi pusat galaksi, yang berarti telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kita mengenal pusat galaksi Bimasakti dengan sebutan kawasan Sagittarius A. Di sinilah terdapat lubang hitam raksasa yang disebut Black Hole.

Dari bumi, Bimasakti tampak pada langit malam yang cerah sebagai kabut putih kelabu memanjang mengitari busur langit dengan bagian tengahnya terdapat alur gelap. Karena jalur kitaran busur langitnya tidak berdekatan dengan garis ekuator langit maupun ekliptika, maka Bima Sakti teramati dari berbagai sudut bumi. Sebenarnya, kabut putih itu merupakan kumpulan bintang-bintang yang sangat banyak dan lebih rapat daripada di bagian langit lain serta debu dan gas angkasa yang terperangkap dalam piringan orbit.

Baca juga: Awal Jutaan Bintang di Galaksi Bima Sakti Mulai Diselidiki Menggunakan Teleskop

Asal usul Milkyway atau Bimasakti

Dalam Majalah Bimasakti, ditulis bahwa kabut itu menyerupai selempang putih yang membentang dari utara ke selatan, melintasi rasi-rasi bintang Sagitarius, Scorpio, Centaurus dan Crux. Sekilas bentuk selempang tersebut mirip sungai dengan air yang berwarna putih. Sehingga orang-orang Eropa sering menyebut galaksi Bimasakti dengan istilah Milkyway.

Hanya di Indonesia, kabut atau selempang putih ini disebut Bimasakti. Mengapa? Pada saat itu, Ir. Soekarno melihat bagian dari selempang putih ini menyajikan gambaran perwujudan tokoh pewayangan Bima yang sedang bertarung melawan naga. (SR)