Konten dari Pengguna

Nama Perjanjian tentang Penyerahan Kekuasaan Belanda kepada Inggris

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyerahan kekuasaan Belanda kepada Inggris dituangkan dalam Perjanjian Tuntang. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan kekuasaan Belanda kepada Inggris dituangkan dalam Perjanjian Tuntang. Sumber: pexels.com

Penyerahan kekuasaan Belanda kepada Inggris dituangkan dalam Perjanjian Tuntang. Tentu saja terdapat sejarah panjang yang harus dilewati bangsa Indonesia sebelum akhirnya bisa mencapai kesepakatan dalam perjanjian tersebut.

Adapun Perjanjian Tuntang juga menjadi salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran sejarah. Jadi, tak heran jika siswa diharuskan mampu memahami materi ini dengan baik.

Perjanjian tentang Penyerahan Kekuasaan Belanda kepada Inggris

Penyerahan kekuasaan Belanda kepada Inggris dituangkan dalam Perjanjian Tuntang. Sumber: pexels.com

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa penyerahan kekuasaan Belanda kepada Inggris dituangkan dalam Perjanjian Tuntang. Secara umum, kesepakatan ini berkaitan dengan pihak Belanda yang menyerahkan Kepulauan Nusantara kepada Pemerintah Inggris pada tahun 1811.

Adapun munculnya perjanjian ini dilatarbelakangi oleh kekalahan perang Belanda dari pasukan Inggris. Akibatnya, pasukan Belanda pun mundur ke Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Mengutip dari buku Sejarah Peradaban Islam di Indonesia, Suyuthi Pulungan (2022:221), isi Perjanjian Tuntang adalah sebagai berikut.

  1. Seluruh Pulau Jawa dan semua pangkalan-pangkalan yang dimiliki Belanda, yaitu yang terdapat di daerah Madura, Palembang, Makassar, dan Sunda Kecil harus diserahkan kepada pemerintahan Inggris.

  2. Seluruh tentara atau militer-militer Belanda harus menjadi tawanan pemerintahan Inggris.

  3. Bagi pegawai sipil yang ingin bekerja, bisa bekerja untuk pemerintahan Inggris, termasuk di dalamnya orang-orang Belanda.

Adanya perjanjian ini tentu saja memberikan dampak yang luar biasa bagi kondisi masyarakat kala itu. Apalagi perjanjian ini berkaitan erat dengan tumbuhnya penjajahan Inggris di Nusantara selama lima tahun, tepatnya dari tahun 1811-1816.

Kekuasaan Inggris di Hindia Belanda berada dalam kepemimpinan Thomas Stamford Raffles. Ia membuat sejumlah kebijakan yang berlaku di Nusantara, antara lain sebagai berikut.

  • Wajib pajak dan kerja paksa dihapuskan.

  • Rakyat dapat menentukan tanaman yang ditanam.

  • Tanah adalah milik pemerintah dan petani adalah penggarap.

  • Bupati adalah pegawai pemerintah.

Walau posisi Raffles disebut sebagai pembaharu, tetapi penjajahan Inggris di Hindia Belanda justru tidak berlangsung lama. Terjadinya perubahan politik di Eropa membuat Inggris sepakat menyerahkan Hindia Belanda kembali pada Belanda.

Baca Juga: Isi Penjanjian Hudaibiyah Lengkap dengan Latar Belakangnya

Itu dia penjelasan singkat mengenai Perjanjian Tuntang yang menjadi salah satu peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat. (Anne)