News
·
19 Juli 2021 15:18
·
waktu baca 2 menit

Pengertian dan Jenis-jenis Tembang Macapat Lengkap

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Pengertian dan Jenis-jenis Tembang Macapat Lengkap (190876)
searchPerbesar
ilustrasi jenis tembang macapat, sumber gambar: https://www.freepik.com/
Tembang macapat merupakan suatu puisi tradisional yang menggunakan Bahasa Jawa. Ada 11 jenis tembang macapat yang tentunya memiliki karakteristik masing-masing.
ADVERTISEMENT
Secara umum, tembang macapat memiliki ciri khas berupa setiap baitnya memiliki baris kalimat yang disebut dengan gatra. Adapun bait satu dengan bait lainnya saling memiiliki keterkaitan suku kata yang disebut dengan guru lagu.
Dikutip dari buku Bukan “?” Madura dalam Sorotan Media oleh Munir, dkk (2020: 245), nama macapat diambil dari sistem pembacaan tembang dengan empat suku kata. Jadi, kata macapat berasal dari kata ‘maca papat-papat’ atau membaca empat-empat yang memiliki makna sistem pembacaannya tiap empat suku kata.

Jenis-jenis Tembang Macapat

Pengertian dan Jenis-jenis Tembang Macapat Lengkap (190877)
searchPerbesar
ilustrasi jenis tembang macapat, sumber gambar: https://www.freepik.com/
Inilah jenis-jenis tembang macapat yang perlu diketahui:
1. Tembang Maskumambang
Sebuah tembang yang mengisahkan tentang perjalanan hidup manusia yang masih dalam bentuk embrio pada kandungan ibu. Kata mas pada maskumambang artinya belum diketahui jenis kelaminnya, sedangkan kumambang artinya masih bergantung pada rahim ibu.
ADVERTISEMENT
2. Tembang Mijil
Tembang ini menjelaskan tentang kehidupan anak manusia layaknya sebuah biji yang baru lahir ke dunia. Tembang ini menjadi gambaran mengenai awal mula manusia menjalani kehidupan yang masih bergantung dan membutuhkan bantuan orang lain.
3. Tembang Asmarandana
Asmarandana merupakan tembang yang mendeskripsikan masalah asmara seseorang. Tembang ini juga disebut dengan lagu kasmaran dan digunakan untuk menyatakan cinta kepada seseorang.
4. Tembang Sinom
Sinom menggambarkan tentang kisah remaja yang mengalami fase pertumbuhan. Ia juga sedang mencari jati diri dan menemukan panutan untuk dijadikan contoh atau teladan.
5. Tembang Gambuh
Tembang gambuh memiliki arti tentang kisah hidup seorang manusia yang telah menemukan kekasih. Keduanya dipertemukan untuk berjanji sehidup semati.
6. Tembang Dhandanggula
ADVERTISEMENT
Dhandanggula memiliki makna berupa harapan atau cita- cita. Tembang dhandanggula sering digunakan untuk mengilustrasikan perasaan suka cita.
7. Tembang Durma
Tembang bahasa Jawa ini menjelaskan tentang karakter manusia yang memiliki sifat berontak, amarah atapun semangat perang. Tembang durma sekaligus menjadi tembang yang menggambarkan tentang kenikmatan yang diperoleh dari Tuhan.
8. Tembang Kinanthi
Tembang yang menggambarkan tentang kecintaan, kasih sayang dan suasana menggembirakan.
9. Tembang Megatruh
Tembang yang mengisahkan tentang kehidupan manusia yang tengah diambang sakaratul maut. Megatruh berasal dari pegat yang artinya pisah, sedangkan ruh artinya nyawa.
10. Tembang Pangkur
Tembang ini sering digunakan untuk menjelaskan tentang perasaan seseorang kepada Tuhan, pasangan hidup ataupun alam. Tembang ini juga mengilustrasikan tentang seseorang yang telah berusia senja dan meninggalkan segala yang berkaitan dengan duniawi.
ADVERTISEMENT
11. Tembang Pocung
Tembang ini bermakna tentang seseorang yang telah meninggal dunia. Tembang Pocung juga menjelaskan tentang ajaran utnuk membangun kehidupan bahagia lahir batin.
Itulah pengertian dan jenis-jenis tembang macapat. Tentunya, setiap jenis tembang dalam Bahasa Jawa tersebut memiliki karakter dan kandungan makna yang berbeda-beda, sehingga dalam penggunaannya memiliki fungsinya masing-masing. (DLA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020