Pengertian Guling Belakang dan Tata Cara Melakukan Gerakannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Guling belakang merupakan salah satu jenis olahraga yang termasuk ke dalam cabang senam lantai. Adapun materi tentang guling belakang sudah diajarkan kepada siswa sejak jenjang sekolah dasar. Meski begitu, sering kali siswa kebingungan saat diminta untuk jelaskan yang dimaksud dengan guling belakang.
Padahal definisi gerakan guling belakang bisa dipahami sesuai dengan gerakan pada setiap langkah dari olahraga ini. Artinya, siswa harus memahami konsep dasar dari gerakan guling belakang terlebih dahulu untuk bisa menjelaskan definisinya.
Pengertian Guling Belakang dan Tata Cara Gerakannya
Roll belakang atau yang lebih sering disebut guling belakang adalah salah satu gerakan senam lantai yang perlu dikuasai oleh siswa. Perlu dipahami juga bahwa senam lantai merupakan cabang olahraga yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kelincahan, dan melatih kekuatan otot.
Mengutip dari buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 4 PJOK, Anggia Eka, Tuti Srihandayani, dan Tim Bmedia (2021:44), pengertian guling belakang adalah gerakan badan mengguling ke belakang melalui bagian belakang badan, mulai dari pinggul bagian belakang, pinggang, punggung, dan tengkuk,
Adapun tata cara gerakan guling belakang yang benar untuk diikuti bisa diawali dengan dua awalan, yakni awalan jongkok dan berdiri. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
1. Guling Belakang dengan Awalan Jongkok
Sikap awal jongkok dengan kedua tangan dibengkokkan. Lalu, telapak tangan menghadap ke atas samping telinga, dagu dikenakan ke dada, dan badan dibulatkan.
Kemudian gulingkan badan ke belakang yang dimulai dari tumit, lurus menyusur ke panggul, pinggang, punggung, dan pundak.
Pada saat pundak menyentuh matras, segera tolak kaki sehingga badan mengguling.
Setelah itu, dorong badan dengan kedua tangan yang berada di samping telinga sehingga kembali ke sikap jongkok.
2. Guling Belakang dengan Awalan Berdiri
Sikap awal berdiri dengan posisi kedua kaki rapat.
Selanjutnya, letakkan kedua telapak tangan di atas matras selebar bahu dan di depan ujung kaki sejauh kurang lebih 50 cm.
Kemudian bengkokkan kedua tangan, lalu letakkan pundak di atas matras dan kepala dilipat sampai dagu menempel bagian dada.
Terakhir, berguling ke depan, di mana ketika panggul menyentuh matras, segera lipat kedua kaki dan pegang tulang kering dengan kedua tangan menuju ke posisi jongkok.
Baca Juga: Penjelasan tentang Apa yang Dimaksud dengan Senam Lantai
Semoga penjelasan di atas dapat membantu siswa saat diminta untuk jelaskan yang dimaksud dengan guling belakang dan tata caranya. (Anne)
