Konten dari Pengguna

Pengertian Kelompok Okupasional beserta Ciri-Ciri dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelompok okupasional. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Kelompok okupasional. Sumber: unsplash.com

Dalam sosiologi, sekelompok manusia yang ada di masyarakat terbagi ke dalam berbagai jenis sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Salah satunya adalah kelompok okupasional yang terdiri dari sekelompok manusia dengan karakteristik sama. Untuk Anda yang penasaran ingin tahu lebih banyak tentang jenis kelompok masyarakat tersebut, simak penjelasannya dalam artikel ini, ya.

Baca Juga: Pengertian dan Ciri-Ciri Kelompok Sosial dalam Ilmu Sosiologi

Pengertian Kelompok Okupasional dan Ciri-Cirinya

Kelompok okupasional. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku Sosiologi Hukum karya Muhammad Syahri Ramadhan, Faharudin, dan Fadillah Mursid (2021:209), kelompok okupasional adalah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang melakukan pekerjaan sejenis. Jenis kelompok masyarakat yang satu ini memiliki peranan yang sangat besar karena dapat mengarahkan kepribadian seseorang. Khususnya pada anggota masyarakat yang tergabung di dalamnya.

Umumnya, manusia yang tergabung ke dalam kelompok ini mempunyai kemampuan yang spesifik karena telah menempuh pendidikan tertentu. Hal inilah yang mendasari anggota kelompok tersebut mempunyai keterampilan yang detail dan spesifik.

Setiap kelompok okupasional yang ada di masyarakat akan berkumpul dan mengembangkan berbagai patokan tingkah laku di masyarakat dalam menjalankan profesinya secara spesifik. Adapun hal tersebut dikenal juga dengan sebutan etika profesi.

Adapun ciri-ciri kelompok okupasional adalah sebagai berikut.

  • Anggotanya mempunyai profesi atau pekerjaan yang sama.

  • Pembagian kerja yang berdasarkan pada budaya dan tradisi tertentu.

  • Mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan kepribadian individu.

  • Tidak didasari kuantitas untuk saling berinteraksi.

  • Komunikasi dan juga interaksi adalah elemen yang sangat fundamental dalam kelompok ini karena mengharuskan adanya hubungan timbal balik.

  • Termasuk jenis kelompok masyarakat yang sangat mungkin bertahan dalam jangka panjang hingga seumur hidup.

  • Mempunyai struktur yang secara tidak langsung menjadi penggerak dalam kelompok tersebut.

Contoh Kelompok Okupasional di Masyarakat

Berikut ini adalah contoh dari kelompok okupasional di masyarakat yang menarik untuk Anda ketahui.

  1. Kelompok profesi. Misalnya, Asosiasi Sarjana Farmasi, Ikatan Dokter Indonesia, dan lain sebagainya.

  2. Serikat pekerja yang sudah menjadi sebuah kelompok organisasi dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Adapun serikat pekerja umumnya meliputi kelompok yang menghimpun anggota dengan pekerjaan atau bidang sejenis.

Itu dia informasi singkat tentang kelompok okupasional dalam ilmu sosiologi yang menarik untuk dipahami. (Anne)