Pengertian Paguyuban dalam Kehidupan Sosial Masyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu paguyuban? Dalam kehidupan sosial, masyarakat terbentuk atas kelompok-kelompok yang di dalamnya terdapat interaksi antara satu individu dengan individu lainnya. Paguyuban adalah salah satu jenis kelompok dalam masyarakat.
Paguyuban merupakan perkumpulan yang bersifat kekeluargaan. Dalam artikel berikut ini kita akan mengenal lebih jauh pengertian paguyuban dalam kehidupan masyarakat dan ciri-cirinya.
Baca juga: Pengertian dan Perbedaan Gemeinschaft dan Gesellschaft dalam kelompok Sosial
Pengertian Paguyuban dalam Kehidupan Sosial Masyarakat
Ferdinand Tonnies mengemukakan konsep bernama paguyuban (gemeinschaft) dan patembayan (gesselschaft). Menurut buku Pengantar Sosiologi oleh Trisni Andayani, Ayu Febriani, dan Dedi Andriansyah (2020: 183), paguyuban adalah suatu bentuk kehidupan bersama yang mana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah, serta kekal.
Dasar hubungan tersebut adalah rasa cinta dan rasa kesatuan batin yang memang telah dikodratkan. Bentuk paguyuban umumnya dijumpai keluarga, kelompok kekerabatan, rukun tetangga, dan sebagainya.
Secara umum ciri-ciri paguyuban adalah sebagai berikut:
Intimate, yaitu hubungan yang bersifat menyeluruh dan mesra.
Private, yaitu hubungan yang bersifat pribadi.
Exclusive,yaitu hubungan tersebut hanyalah untuk 'kita' saja dan tidak untuk orang lain di luar 'kita'.
Jenis-jenis Paguyuban
Berdasarkan penjelasan buku Sosiologi: Menyelami Fenomena di Masyarakat untuk Kelas XI SMA/MA Program IPS oleh Bagja Waluya (2007: 97), menurut Tonnies, dalam setiap masyarakat akan selalu dapat dijumpai salah satu dari tiga tipe paguyuban seperti berikut:
Paguyuban Karena Ikatan Darah (gemeinschaft by blood)
Paguyuban karena ikatan darah adalah paguyuban terbentuk berdasarkan ikatan darah dan keturunan. Contohnya keluarga dan kelompok kekerabatan.
Paguyuban Karena Tempat (gemeinschaft of place)
Paguyuban karena tempat adalah paguyuban yang terdiri atas orang-orang yang berdekatan tempat tinggalnya sehingga dapat saling menolong. Contohnya rukun tetangga, rukun warga, atau arisan.
Paguyuban Karena Jiwa dan Pikiran (gemeinschaft of mind)
Paguyuban karena jiwa dan pikiran adalah suatu paguyuban yang terdiri atas orang-orang yang walaupun tidak memiliki hubungan darah atau tinggal tidak berdekatan, tetapi mempunyai pikiran dan ideologi yang sama
Sedangkan patembayan adalah ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka tertentu yang pendek. Bentuk patembayan atau gesselschaft terutama terdapat pada hubungan yang bersifat timbal balik. Contohnya, ikatan perjanjian kerja, birokrasi suatu kantor, dan lain sebagainya.
Setelah mengenal pengertian, ciri, dan jenis-jenis paguyuban, kita bisa mengamati bentuk-bentuk paguyuban yang ada dalam masyarakat. Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan mengenai paguyuban di lingkungan sosial sekitar kita.
(IND)
