Penokohan: Sifat dari Tokoh yang Tercermin dari Sikap, Perilaku, dan Ucapan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sifat dari tokoh yang tercermin dari sikap, perilaku, ucapan, pikiran dan pandangannya terhadap suatu hal dalam cerita disebut penokohan. Penokohan ini merupakan suatu hal yang sangat penting dalam sebuah cerita.
Penokohan juga menjadi bagian dari unsur intrinsik sebuah karya sastra. Penokohan sangat berguna untuk memberikan karakter pada seorang toko seperti di novel, cerita pendek maupun di dalam drama.
Sifat dari Tokoh yang Tercermin Dari Sikap, Perilaku, Ucapan, Pikiran dan Pandangannya Terhadap Suatu Hal Dalam Cerita Disebut Penokohan
Dikutip dari buku Terampil Mengarang karya Heri Jauhari, (2023) sifat dari tokoh yang tercermin dari sikap, perilaku, ucapan, pikiran dan pandangannya terhadap suatu hal dalam cerita disebut dengan penokohan.
Perlu diketahui bahwa penokohan berbeda dengan tokoh. Karena yang dimaksud dengan tokoh adalah orang atau binatang yang memerankan sebuah cerita. Tokoh bisa dibilang dengan pemeran dari sebuah cerita.
Sementara itu seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa penokohan merupakan penggambaran dari tokoh itu sendiri. Penokohan dalam sebuah cerita memiliki beberapa fungsi utama yang sangat penting.
Penokohan membangun alur dari sebuah cerita karena tokoh-tokoh dalam cerita merupakan penggerak alur cerita. Melalui interaksi dan tindakan para tokoh, cerita dapat berkembang dan mencapai klimaksnya.
Penokohan menjadi cara untuk mengembangkan tema. Tokoh-tokoh dalam cerita dapat membantu pengarang untuk menyampaikan tema cerita. Watak dan tindakan para tokoh dapat mencerminkan nilai-nilai dan pesan yang ingin disampaikan pengarang.
Penokohan menjadi cara untuk membangun imajinasi pembaca. Penggambaran karakter dan watak tokoh yang baik dapat membantu pembaca untuk membayangkan dan memahami cerita dengan lebih baik.
Untuk memberikan penokohan pada seorang tokoh ada beberapa teknik yang biasa digunakan. Teknik tergantung pada jenis karya sastra yang ditulis. Berikut ini adalah beberapa tekniknya.
Deskripsi di mana pengarang dapat mendeskripsikan secara langsung fisik, penampilan, dan pakaian para tokoh.
Dialog di mana pengarang dapat menampilkan karakter dan watak para tokoh melalui dialog yang mereka ucapkan.
Tindakan dilakukan dengan cara pengarang menunjukkan karakter dan watak para tokoh melalui tindakan yang mereka lakukan.
Pikiran dan perasaan digambarkan oleh pengarang dengan mengungkapkan pikiran dan perasaan para tokoh untuk menunjukkan karakter dan watak mereka.
Baca juga: Mengenal Unsur Intrinsik Cerpen Lengkap dengan Unsur Ekstrinsiknya
Berdasarkan ulasan tersebut bisa disampaikan jika sifat dari tokoh yang tercermin dari sikap, perilaku, ucapan, pikiran dan pandangannya terhadap suatu hal dalam cerita disebut penokohan. Penokohan ini memiliki peran penting dalam sebuah karya sastra. (WWN)
