Perbedaan Asuransi Sosial dan Komersial serta Ciri-Cirinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asuransi merupakan suatu produk yang dapat menjadi mekanisme perlindungan di masa depan saat mengalami resiko. Asuransi dibedakan menjadi dua, yaitu sosial dan komersial. Sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan asuransi sosial dan komersial.
Padahal dengan mengetahuinya, masyarakat dapat meminimalisasi kesalahan saat membeli produk asuransi. Dengan membeli produk yang tepat, nantinya dapat lebih merasakan manfaat dari produk asuransi yang dipilih.
Perbedaan Asuransi Sosial dan Komersial
Berdasarkan sifat kepesertaan, asuransi dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu sosial dan komersial. Asuransi sosial adalah asuransi dari pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat dengan perlindungan jaminan sosial.
Dikutip dari buku Hukum Ekonomi Islam: Edisi Revisi, Wajdi dan Lubis (2021), asuransi sosial atau social insurance di Indonesia berupa bantuan yang diberikan oleh pemerintah sebagai sarana untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, asuransi komersial dapat diartikan sebagai asuransi milik pihak swasta yang memberikan perlindungan finansial dan sekaligus mencari keuntungan. Lantas apa saja perbedaan asuransi sosial dan komersial?
1. Kepesertaan
Perbedaan antara kedua asuransi tersebut adalah kepesertaan. Kepesertaan asuransi komersial sifatnya adalah sukarela dan juga tidak memaksa. Sementara asuransi sosial sifatnya wajib dan memaksa karena diselenggarakan oleh pemerintah.
Asuransi sosial adalah salah satu wujud dari pelaksanaan undang-undang ketenagakerjaan sehingga negara wajib memberikan jaminan kesejahteraan kepada warganya. Oleh sebab itu, asuransi ini wajib dan memaksa.
2. Penyelenggara Asuransi
Perbedaan yang paling menonjol adalah penyelenggara asuransi. Seperti yang sudah disebutkan tadi, asuransi sosial diselenggarakan oleh pemerintah suatu negara. Sementara asuransi komersial diselenggarakan oleh pihak perusahaan swasta.
3. Manfaat Asuransi
Perbedaan selanjutnya dapat dilihat dari manfaatnya. Asuransi sosial sifatnya menyeluruh dalam menanggung semua jenis risiko. Sementara pada asuransi komersial terdapat risiko yang tidak dapat ditanggung.
Selain itu, asuransi komersial menawarkan perlindungan dalam jangka waktu tertentu sebelum melakukan pembaharuan. Sementara itu, asuransi sosial memiliki periode perlindungan jangka panjang atau hingga seumur hidup.
Ciri-Ciri Asuransi Sosial dan Komersial
Selain mengetahui perbedaannya, masyarakat juga harus tahu ciri-cirinya. Berikut ciri-ciri asuransi komersial dan sosial.
1. Asuransi Sosial
Wajib untuk masyarakat
Tidak mencari keuntungan
Premi berasal dari pekerja di suatu perusahaan atau masyarakat
Memuat asas gotong royong serta prinsip kooperatif
2. Asuransi Komersial
Tidak memaksa dan sukarela
Diselenggarakan oleh pihak swasta
Mencari keuntungan
Baca juga: 6 Jenis-Jenis Asuransi di Indonesia Beserta Manfaatnya
Demikian penjelasan perbedaan asuransi sosial dan komersial serta ciri-cirinya. Perbedaan dan ciri-ciri kedua asuransi tersebut harus dipahami agar tidak salah memilih. (FAR)
