Perbedaan Pemimpin dan Penguasa dalam Suatu Pemerintahan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam suatu negara, terdapat seseorang yang memimpin atau menguasai pemerintahan. Kedua hal tersebut memang terlihat serupa, namun ternyata ada perbedaan pemimpin dan penguasa.
Sebelum memahami hal tersebut, perlu diketahui dahulu pengertian dari pemimpin serta penguasa. Jadi, perbedaannya bisa dipahami dengan lebih baik termasuk saat menemuinya di kehidupan sehari-hari.
Perbedaan Pemimpin dan Penguasa dalam Pemerintahan
Mengutip buku Business – An Introduction, Husein Umar (2000:80), menurut Dale Timple (1991), pemimpin adalah orang yang menerapkan prinsip dan teknik yang memastikan motivasi, disiplin dan produktivitas jika bekerjasama dengan orang, tugas dan situasi agar dapat mencapai sasaran.
Lalu menurut Dinamika Negara Hukum, Dr. Hotma P. Sibuea, S.H., M.H. dan Dr. Dwi Seno Wijanarko, S.H., M.H. (2020:368), istilah penguasa mengandung pengertian sebagai subjek yang menguasai dan mengendalikan pihak lain (masyarakat) berdasarkan kekuasaan atau wewenangnya.
Menurut pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa perbedaan pemimpin dan penguasa terletak pada bagaimana cara mereka menjalankan pemerintahan.
Seorang pemimpin akan memasukkan berbagai teknik seperti motivasi dalam bentuk pengarahan. Tujuannya adalah agar mencapai kepentingan bersama.
Namun penguasa tidak melakukan teknik-teknik tersebut. Ia akan mengendalikan orang lain sesuai dengan hal apa yang dikuasai. Tujuan ia melakukannya pun mayoritas hanya untuk kepentingan sendiri dan golongan.
Perbedaan kedua hal tersebut tak hanya berlaku pada pemerintahan di suatu negara saja, namun juga bisa terjadi di bidang-bidang lainnya. Misalnya pada suatu perusahaan atau lingkungan masyarakat yang lebih kecil.
Baca juga: Perbedaan Lembaga Peradilan Umum: Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi
Contoh Pemimpin dan Penguasa dalam Masyarakat
Supaya lebih memahami perbedaan kedua hal tersebut, berikut contoh pemimpin dan penguasa di lingkungan masyarakat.
Di suatu lingkungan, terdapat Bapak A yang menjabat sebagai Ketua RT. Beliau mempunyai beberapa program kerja yang harus dipenuhi demi kepentingan masyarakat. Oleh sebab itu, beliau mengajak dan memotivasi masyarakat untuk melakukannya bersama.
Sedangkan di RT tetangga, ada Bapak B yang menjabat sebagai ketuanya. Beliau hanya melakukan apa yang menurutnya menguntungkan golongan tertentu saja. Maka dari itu, beliau menyuruh seluruh masyarakat agar keinginannya terpenuhi.
Demikian perbedaan pemimpin dan penguasa. Semoga dapat menambah wawasan dan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari termasuk di lingkungan masyarakat. (LOV)
