Konten dari Pengguna

Perkenalan: Tahapan Alur saat Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh dan Latar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh-Tokoh, Latar yang Ada di dalam Cerita termasuk Tahapan Alur. Sumber: Unsplash/Nong
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh-Tokoh, Latar yang Ada di dalam Cerita termasuk Tahapan Alur. Sumber: Unsplash/Nong

Setiap cerita umumnya mempunyai narasi yang memperkenalkan tokoh serta latar. Ketika penulis mulai memperkenalkan tokoh-tokoh, latar yang ada di dalam cerita termasuk tahapan alur perkenalan.

Tahap perkenalan dalam alur cerita dapat terletak di berbagai macam posisi. Kondisi tersebut dapat terjadi karena alur cerita terbagi menjadi tiga jenis, yakni alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Setiap alur mempunyai tahapan yang berbeda.

Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh-Tokoh, Latar yang Ada di dalam Cerita termasuk Tahapan Alur Apa?

Ilustrasi Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh-Tokoh, Latar yang Ada di dalam Cerita termasuk Tahapan Alur. Sumber: Unsplash/Unseen Studio

Setiap penulis cerita perlu memahami konsep alur. Dikutip dari buku Teknik Membaca, Nurhadi (2021: 95), alur adalah rangkaian peristiwa yang dijalin berdasarkan hubungan urutan waktu atau hubungan sebab akibat sehingga membentuk keutuhan cerita.

Alur cerita terbagi menjadi tiga jenis, yakni alur maju, muncur, dan campuran. Setiap jenis alur mempunyai urutan tahapan yang berbeda. Walaupun urutan tahapannya berbeda, nama tahapannya tetap sama.

Salah satu contoh adalah momen ketika penulis mulai memperkenalkan tokoh-tokoh, latar yang ada di dalam cerita termasuk tahapan alur perkenalan. Tahap perkenalan biasanya terdapat di awal alur maju.

Berbeda dengan alur maju, tahap perkenalan pada alur mundur sering kali muncul pada bagian akhir cerita. Pada alur campuran, tahap perkenalan dapat muncul di bagian awal atau akhir cerita karena jenis alur tersebut adalah kombinasi alur maju dan mundur.

Jenis-Jenis Alur Cerita dan Tahapannya

Ilustrasi Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh-Tokoh, Latar yang Ada di dalam Cerita termasuk Tahapan Alur. Sumber: Unsplash/Nadine Shaabana

Setelah memahami bahwa narasi yang memperkenalkan tokoh serta latar di dalam cerita disebut sebagai tahap perkenalan, sekarang adalah saat untuk mengenal jenis-jenis alur cerita. Tujuannya, agar lebih memahami perbedaan di antara tiga jenis alur cerita.

Dikutip dari buku Master Kisi-Kisi UN SMP/MTs 2019 Sistem UNBK + UNKP, Fatin, dkk. (2018: 21), berikut adalah penjelasan tentang tiga jenis alur cerita.

1. Alur Maju

Tahapan alur yang disajikan pada jenis alur maju adalah runtut dari awal (perkenalan) hingga akhir (penyelesaian).

2. Alur Mundur

Tahapan alur yang disajikan pada jenis alur mundur adalah dari akhir (penyelesaian atau kondisi saat ini), kemudian baru tahap awal (perkenalan atau kondisi masa lampau).

3. Alur Maju dan Mundur

Sebuah karya memungkinkan untuk menyajikan dua alur sekaligus atau alur campuran. Alur campuran merupakan gabungan antara alur maju dan mundur.

Setiap alur umumnya memiliki lima tahap. Mengutip dari buku yang sama, Fatin, dkk. (2018: 21), lima tahapan alur, antara lain:

  • Tahap perkenalan, yaitu pembuka cerita yang berisi pengenalan tokoh.

  • Tahap pemunculan konflik, yaitu awal terjadinya konflik.

  • Tahap klimaks, yaitu berkembang dan memanasnya konflik.

  • Tahap antiklimaks, yaitu mulai meredanya konflik.

  • Tahap penyelesaian, yaitu teratasinya konflik.

Baca juga: Unsur-Unsur Intrinsik dalam Cerita

Jadi, jelas bahwa Penulis mulai memperkenalkan tokoh-tokoh, latar yang ada di dalam cerita termasuk tahapan alur perkenalan. Selain perkenalan, ada pula pemunculan konflik, klimaks, antiklimaks, dan penyelesaian yang termasuk dalam tahapan alur. (AA)