Perubahan Sosial Budaya Suatu Masyarakat yang Menutup Diri dari Dunia Luar

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zaman yang selalu berubah membuat masyarakat mengalami perubahan sosial. Namun, beberapa masyarakat memilih untuk menutup diri. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana perubahan sosial budayanya jika suatu masyarakat menutup diri dari dunia luar?
Sebab, terdapat beberapa faktor yang membuat suatu masyarakat menutup diri dari dunia luar. Di sisi lain, perilaku tersebut dapat memberikan dampak positif dan negatif.
Penyebab Masyarakat Menutup Diri dari Dunia Luar
Dikutip dari buku Teori dan Strategi Perubahan Sosial oleh Agus Suryono (2019) perubahan sosial merupakan proses perubahan dalam berbagai aspek sosial, pada kehidupan masyarakat yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan sosial budaya suatu masyarakat, di antaranya:
Faktor geografis berkaitan dengan kondisi alam dan lingkungan tempat tinggal suatu masyarakat. Contohnya adalah bencana alam, perubahan iklim, hingga sumber daya alam yang berubah.
Faktor demografis seperti jumlah, komposisi, dan distribusi penduduk suatu masyarakat. Contohnya pertumbuhan penduduk, migrasi, atau perubahan struktur sosial.
Faktor teknologi berkaitan dengan penemuan, pengembangan, dan penerapan alat-alat, metode, atau proses dalam meningkatkan kemampuan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Contohnya adalah revolusi industri.
Faktor ideologi seperti sistem pemikiran, keyakinan, nilai, atau norma yang dianut oleh suatu masyarakat. Contohnya berupa agama, filsafat, politik, atau seni.
Faktor psikologis berupa sikap, perilaku, atau emosi manusia dalam menghadapi perubahan.
Faktor sosial berkaitan dengan hubungan, interaksi, atau komunikasi antara individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Contohnya adalah konflik, dominasi, atau isolasi.
Faktor budaya berupa ciri-ciri khas, identitas, atau keunikan suatu masyarakat yang membedakannya dari masyarakat lain. Contohnya adat hingga bahasa.
Bagaimana Perubahan Sosial Budayanya Jika Suatu Masyarakat Menutup Diri dari Dunia Luar
Adapun jawaban dari pertanyaan bagaimana perubahan sosial budayanya jika suatu masyarakat menutup diri dari dunia luar yakni:
1. Masyarakat Mengalami Stagnasi
Masyarakat sebuah wilayah yang memilih menutup diri dari dunia luar cenderung mengalami stagnasi atau perkembangan terhambat. Sebab, teknologi hingga kehidupan yang lebih modern tidak sampai masuk ke tempat mereka.
Meski demikian, masyarakat tersebut dapat mempertahankan budaya tradisional, adat istiadat, dan bahasa tanpa pengaruh budaya luar. Sehingga, warisan tetap utuh dari generasi ke generasi.
2. Isolasi
Isolasi berupa terputusnya hubungan atau komunikasi dengan masyarakat lain. Hal ini dikarenakan masyarakat yang menutup dunia luar kesulitan dalam berkomunikasi dengan masyarakat lain. Dampaknya, mereka akan kesulitan mendapatkan informasi terkini.
3. Sulit Berinovasi
Inovasi merupakan suatu hasil yang baru atau pembaruan. Bagi masyarakat yang menutup diri dari dunia luar akan kesulitan mendapatkan informasi tentang inovasi-inovasi terbaru.
Efeknya adalah mereka juga kesulitan untuk menghasilkan suatu inovasi dan cenderung mempertahankan apa yang telah dilakukan masyarakat sebelumnya.
4. Keterbelakangan
Keterbelakangan berupa tertinggalnya masyarakat dalam berbagai hal. Contohnya adalah ketinggalan ilmu pengetahuan, teknologi, hingga kualitas hidup yang lebih baik.
Masyarakat yang menutup diri dari dunia luar sangat sulit untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru. Sehingga, apabila terjadi suatu hal, seperti penyakit baru maka mereka akan kesulitan dalam menanganinya.
Baca Juga: Jenis Status Sosial dalam Masyarakat
Itulah penjelasan singkat tentang bagaimana perubahan sosial budayanya jika suatu masyarakat menutup diri dari dunia luar. Semoga dapat mengetahui mengetahui pentingnya terbuka akan dunia luar namun tetap mempertahankan budaya dan kebiasaan.(MZM)
