Konten dari Pengguna

Rumus If Bertingkat pada Microsoft Excel dan Kegunaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus if bertingkat pada Microsoft Excel, sumber foto Microsoft 365 on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus if bertingkat pada Microsoft Excel, sumber foto Microsoft 365 on Unsplash

Microsoft Excel Merupakan salah satu aplikasi pengolah data berupa angka yang sangat lengkap, bahkan Excel mampu menyelesaikan berbagai perhitungan yang sulit. Pengguna Excel cukup memasukkan rumus, secara otomatis akan muncul hasil yang diinginkan. Pada artikel ini akan membahas mengenai rumus if bertingkat pada Microsoft Excel dan kegunaannya.

Baca juga: Pengertian dan Fungsi Microsoft Excel bagi Penggunanya

Rumus If Bertingkat pada Microsoft Excel

Ilustrasi rumus if bertingkat pada Microsoft Excel, sumber foto Rubaitul Azad on Unsplash

Dikutip dari laman resmi Microsoft (https://support.microsoft.com/) dijelaskan bahwa fungsi if merupakan salah satu fungsi paling populer di Excel, yang memungkinkan kalian membuat perbandingan logis antara nilai dan perkiraan. Oleh karena itu, pernyataan IF dapat memiliki dua hasil. Hasil pertama jika perbandingan kalian benar dan hasil kedua jika perbandingan salah.

Berikut adalah cara untuk membuat rumus if di Excel:

  • Tulis rumus =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)

  • Logical test adalah pernyataan logika yang akan diuji.

  • Value_if_true adalah hasil jika pernyataan logika benar atau True.

  • Value_if_false adalah hasil jika pernyataan logika salah atau False.

Rumus if di atas adalah rumus if yang sederhana karena hanya menghasilkan dua macam hasil. Untuk pengolahan data yang lebih kompleks, kalian juga bisa menggunakan rumus if bertingkat. Berikut adalah contoh penulisan dari rumus if bertingkat.

=IF(B5>89,"A",IF(B5>70,"B",IF(B5>50,"C","D"))). Hasil rumus tersebut adalah:

  • Jika nilai sel B5>89 maka akan menghasilkan A.

  • Jika nilai sel B5>70 maka akan menghasilkan B.

  • Jika nilai sel B5>50 maka akan menghasilkan nilai C.

  • Jika nilai sel B5 tidak memenuhi syarat maka menghasilkan nilai D.

Langkah penulisan rumus if:

  1. Ketik tanda sama dengan ( = ) di cell tempatmu ingin menaruh hasil rumus IF bertingkatnya

  2. Ketik IF (boleh dengan huruf besar atau huruf kecil) dan tanda buka kurung setelah =

  3. Masukkan kondisi logika pertama yang ingin kamu evaluasi lalu masukkan tanda koma ( , )

  4. Masukkan isi cellnya jika kondisi logika tersebut benar/TRUE lalu masukkan tanda koma

  5. Ulangi terus langkah 2-4 untuk tingkatan kondisi logika berikutnya dengan input hasilnya juga jika kondisinya benar

  6. Masukkan isi cellnya bila semua kondisi logika yang dimasukkan terevaluasi salah/FALSE

  7. Ketik tanda tutup kurung dengan jumlah yang disesuaikan dengan jumlah IF yang kamu punya

  8. Tekan tombol Enter

  9. Selesai!

Demikian pembahasan mengenai rumus if bertingkat dan kegunaannya yang sangat membantu pekerjaan kalian. (WWN)