Konten dari Pengguna

Sebutan Kalimat yang Diucapkan oleh Pembicara kepada Orang yang Diajak Bicara

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kalimat yang langsung diucapkan oleh pembicara kepada orang yang diajak bicara disebut. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kalimat yang langsung diucapkan oleh pembicara kepada orang yang diajak bicara disebut. Sumber: pexels.com

Dalam tata kalimat bahasa Indonesia, ada banyak sekali jenis kalimat yang perlu dipahami dengan baik. Adapun kalimat yang langsung diucapkan oleh pembicara kepada orang yang diajak bicara disebut dengan kalimat langsung.

Menariknya, kalimat langsung merupakan salah satu jenis kalimat yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Oleh karena itulah, mayoritas orang awam merasa familer dengan jenis kalimat ini.

Kalimat yang Langsung Diucapkan oleh Pembicara kepada Orang yang Diajak Bicara Disebut dengan Apa?

Ilustrasi kalimat yang langsung diucapkan oleh pembicara kepada orang yang diajak bicara disebut. Sumber: pexels.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kalimat yang langsung diucapkan oleh pembicara kepada orang yang diajak bicara disebut dengan kalimat langsung.

Mengutip dari buku Tata Kalimat Bahasa Indonesia: Panduan Menggunakan Kalimat yang Baik dan Benar, Yusi Kurniati, Serapina, dan Loso Judijanto (2024:47), pengertian kalimat langsung merupakan kalimat yang mengutip ucapan seseorang secara langsung tanpa mengubah kata-katanya.

Penulisan kalimat langsung ini ditandai dengan penggunaan tanda petik ("..."). Selain itu, kalimat langsung juga menggunakan kata ganti orang pertama dan orang kedua.

Adapun tata cara menulis kalimat langsung yang benar adalah sebagai berikut.

  1. Menggunakan tanda petik dua (").

  2. Letak tanda petik berada setelah tanda baca yang mengakhiri kalimat petikan.

  3. Letak kalimat pengiring berada sebelum kalimat petikan. Artinya, kalimat pengiring harus diakhiri dengan satu tanda koma dan satu spasi jika bagian kalimat pengiring terletak sebelum kalimat petikan.

  4. Letak kalimat pengiring berada di setelah kalimat petikan. Artinya, kalimat pengiring harus diakhiri dengan satu tanda koma dan satu spasi jika bagian kalimat pengiring terletak setelah kalimat petikan.

  5. Apabila ada dua kalimat petikan, maka huruf awal pada kalimat petikan pertama menggunakan huruf kapital.

  6. Tanda koma tidak digunakan untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat, apabila petika langsung tersebut berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.

Baca Juga: Jenis Paragraf yang Kalimat Utamanya Terletak di Awal

Jadi, bisa diambil kesimpulan bahwa kalimat yang langsung diucapkan oleh pembicara kepada orang yang diajak bicara disebut dengan kalimat langsung. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. (Anne)