Konten dari Pengguna

Sebutan Persekutuan Dagang Milik Inggris dan Sejarahnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Persekutuan Dagang Milik Inggris. (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Persekutuan Dagang Milik Inggris. (Sumber: Pixabay)

Ketika situasi menjadi tidak terkendali dengan persaingan menjadi tidak sehat dan tidak menguntungkan bagi masing-masing negara. Salah satu contoh persekutuan dagang milik Inggris diberi nama East India Company (EIC).

EIC merupakan sebuah kongsi dagang yang didirikan pemerintah Inggris pada tahun 1559. Pendirian kongsi dagang ini diprakarsai dan diresmikan langsung oleh Ratu Elizabeth I. Adapun EIC didirikan sebagai wadah para pedagang Inggris dalam berdagang di kawasan Timur.

East India Company: Contoh Persekutuan Dagang Milik Inggris

Ilustrasi Persekutuan Dagang Milik Inggris. (Sumber: Pixabay)

Kerajaan Inggris sangat berkepentingan dengan EIC karena negara tersebut kongsi dagang ini merupakan tulang punggung pemasukan negara. Dikutip dari buku Bitcoin: Cara Baru Berinvestasi, Ibrahim Nubika (2018: 25), kongsi dagang EIC juga mendapatkan akses perlindungan serta pengawalan militer kerja Inggris dengan dukungan dari kerajaan.

Wilayah kekuasaan EIC adalah kawasan Asia Selatan, Karibia, Amerika Utara, dan sebagian Asia Timur. Adapun penyangga utama pemasukan EIC adalah perdagangan di kawasan India dan Hongkong (sekarang tergabung China).

Berbeda dengan kongsi dagang Eropa lain, EIC lebih menekankan rencana jangka panjang dengan menjadikan kawasan yang didudukinya menjadi mitra dagang. Kolonialisme dan imperialisme EIC lebih terkesan halus dan menguntungkan jika dibanding kongsi dagang Eropa lain.

Kekuatan armada laut Inggris juga terkuat dan terbesar pada saat saat itu, hampir dua pertiga wilayah bumi pernah dijelajahi dan dikuasai. Oleh karena itu, armada laut menjadi keuntungan bagi perkembangan EIC.

Pada akhir abad ke-18, EIC bangkit dari salah satu kekuatan di antara banyak kekuatan di India menjadi kekuatan politik terkemuka, dengan administrasi, militer, ekonomi, dan tujuan-tujuan politik indepensi sendiri. Berikut adalah beberapa faktor yang membuat periode kekuatan East India Company merupakan masa penuh bencana bagi India:

  1. Tujuan setiap perusahaan bukanlah untuk memerintah menurut hukum dan aturan, melainkan untuk mencari keuntungan demi para pemegang saham.

  2. Hak perdagangan bebas Inggris menghancur persaingan ekonomi dari perdagangan lokal.

  3. Wilayah kekuasaan Inggris di utara memiliki kondisi yang lebih subur dibandingkan di wilayah kekuasaan Hindu di selatan.

Baca juga: Penjelasan Singkat Kapan VOC Didirikan dan Dibubarkan

Persekutuan dagang milik Inggris diberi nama East India Company (EIC). Adapun EIC merupakan sebuah kongsi dagang yang didirikan pemerintah Inggris pada tahun 1559. Semoga bermanfaat! (CHL)