Konten dari Pengguna

Syarat Zakat Fitrah dan Cara Pembayarannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syarat zakat fitrah. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Neslihan A.
zoom-in-whitePerbesar
Syarat zakat fitrah. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Neslihan A.

Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu sekaligus sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Penting bagi setiap muslim untuk tahu syarat zakat fitrah itu apa saja.

Zakat fitrah berfungsi sebagai sarana kepedulian sosial untuk membantu yang kurang mampu agar dapat merasakan kebahagiaan di Idulfitri. Pemahaman mengenai syarat serta cara pembayarannya menjadi penting agar zakat dapat ditunaikan sesuai ketentuan.

Syarat Zakat Fitrah beserta Cara Pembayarannya

Syarat zakat fitrah. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Neslihan A.

Mengutip dari situs baznas.go.id, zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap muslim yang memenuhi tiga syarat utama. Adapun tiga dari syarat zakat fitrah adalah sebagai berikut.

  1. Beragama Islam, baik sejak lahir maupun mualaf yang masuk Islam sebelum Idulfitri.

  2. Masih hidup ketika bulan Ramadan berlangsung, sehingga seseorang yang meninggal sebelum Ramadan atau lahir setelah Idulfitri tidak wajib membayar zakat.

  3. Memiliki kecukupan rezeki, yaitu memiliki makanan pokok lebih dari kebutuhan diri dan tanggungannya pada malam serta hari raya Idulfitri. Orang yang tidak memiliki kecukupan tersebut tidak diwajibkan membayar zakat fitrah, melainkan justru berhak menerimanya sebagai mustahik.

Cara Membayar dan Syarat Zakat Fitrah

Ilustrasi syarat zakat fitrah. Sumber: Pexels/Robert Lens

Selain syarat zakat fitrah, umat Islam juga harus mengetahui cara pembayaran zakat fitrah. Adapun dua cara pembayaran zakat fitrah yang penting diketahui, sebagai berikut.

1. Membayar dalam Bentuk Makanan Pokok

  • Berupa beras, gandum, kurma, atau makanan pokok lain yang umum dikonsumsi.

  • Besarannya adalah satu sha’ (sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter beras per orang).

  • Disalurkan langsung kepada mustahik (penerima zakat) sebelum Shalat Idulfitri.

2. Membayar dalam Bentuk Uang

Beberapa ulama, termasuk Syaikh Yusuf Al-Qaradawi, membolehkan pembayaran dalam bentuk uang.

  • Nilainya disesuaikan dengan harga 2,5 kg beras yang dikonsumsi masyarakat setempat.

  • Contoh: Berdasarkan SK Ketua BAZNAS, untuk wilayah Jabodetabek tahun 2025, nilai zakat fitrah sebesar Rp47.000 per orang.

Baca juga: Zakat Fitrah Berapa Liter Per Orang? Ini Ketentuan Terbarunya

Sebagai bagian dari kewajiban umat Islam, zakat fitrah hendaknya ditunaikan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Dengan memahami tata cara dan syarat zakat fitrah, orang-orang dapat menunaikan dengan benar. (RIZ)