Konten dari Pengguna

Tata Cara dan Bacaan Doa Mengganti Puasa Ramadhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berpuasa menggenati puasa Ramadhan. Foto: Pexels/Jamie He
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berpuasa menggenati puasa Ramadhan. Foto: Pexels/Jamie He

Beberapa hari lagi, umat Islam di seluruh dunia akan berjumpa dengan bulan suci Ramadhan. Namun bagi beberapa umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadhan pada tahun sebelumnya, ia harus segera menggantinya. Maka dari itu, artikel berikut akan menjelaskan tata cara dan bacaan doa mengganti puasa Ramadhan.

Dengan begitu, pada saat Ramadhan tiba, Anda sudah tidak menanggung beban utang puasa. Sehingga, Anda tidak memikul dosa dan lebih tenang dalam melaksanakan bulan Ramadhan tahun ini.

Baca Juga: Perkara yang Membatalkan Puasa dan Cara Menggantinya

Tata Cara dan Bacaan Doa Mengganti Puasa Ramadhan

Ilustrasi mengganti puasa Ramadhan. Foto: Pexels/Riki Risnandar

Sebagaimana yang kita ketahui, Ramadhan adalah bulan diwajibkannya berpuasa untuk setiap umat Islam. Meski demikian, terdapat beberapa orang yang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa karena beberapa hal, di antaranya adalah sakit, dalam perjalanan, atau dalam keadaan haid.

Sebagaimana yang dijelaskan Aisyah, ia berkata,

“Kami dulu mengalami haid. Kami diperintahkan untuk mengqodho puasa dan kami tidak diperintahkan untuk mengqodho’ shalat.” (HR. Muslim no. 335)

Meskipun diberikan keringanan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan, namun ia diwajibkan untuk menggantinya sesuai dengan jumlah hari tidak berpuasa. Allah SWT bersabda,

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185)

Menurut Wahbah Az-Zuhaili dalam bukunya Fiqih Islam Wa Adillatuhu (2011), utang puasa Ramadhan dikerjakan sampai Ramadhan selanjutnya. Adapun tata cara untuk mengganti puasa Ramadhan yakni:

  • Berniat, baik sebelum melaksanakan sahur atau sesudahnya.

  • Menahan hawa dan nafsu dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

  • Bersegera berbuka jika berjumpa waktu maghrib.

  • Tidak harus dijalankan secara berurutan.

Bacaan Doa Mengganti Puasa Ramdhan

Adapun bacaan doa untuk mengganti puasa Ramadhan yakni:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillahi ta‘ala.

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”

Pada dasarnya, tata cara mengganti puasa Ramadhan sama saja dengan puasa seperti biasa. Perbedaannya hanya pada waktu pelaksanaannya saja dan tidak diharuskan dijalankan secara berturut-turut.(MZM)