Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar sesuai Syariat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berkurban merupakan salah satu ibadah yang dilaksanakan pada Hari Raya Iduladha. Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah syariat yang harus dipenuhi. Termasuk tentang tata cara menyembelih hewan kurban. Sebab, cara menyembelih hewan kurban adalah harus benar-benar putus urat nadi dan urat kerongkongan.
Tujuannya agar hewan tersebut bisa cepat mati dalam sekali potong. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk memperhatikan peralatan yang digunakan dalam proses penyembelihan hewan kurban agar bisa memenuhi syariat dalam ajaran Islam.
Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar sesuai Syariat
Mengutip dari buku 63 Tanya Jawab Qurban: Hukum-Hukum Qurban dan Seputar Permasalahan Qurban, Ustadz Yusuf Mansur (2020), cara menyembelih hewan kurban adalah harus benar-benar putus urat nadi dan urat kerongkongan agar cepat mati.
Adapun tata cara menyembelih hewan kurban yang benar sesuai dengan syariat Islam beserta bacaan doanya adalah sebagai berikut.
1. Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban
Hewan yang akan disembelih direbahkan terlebih dahulu dengan kaki diikat dan dihadapkan ke sebelah rusuk kiri.
Hadapkan hewan ke arah kiblat, begitu juga dengan orang yang akan menyembelih.
Potong urat nadi dan urat kerongkongan hewan di bagian kiri dan kanan leher hingga putus agar lekas mati.
Ketika menyembelih, harus membaca بِسْمِ اللّٰهِ وَاللهُ أَكْبَرُ
Untuk binatang yang lehernya agak panjang, maka dapat disembelih di bagian pangkal leher sebelah atas.
Sedangkan binatang yang tidak bisa disembelih lehernya karena liar atau jatuh ke lubang, maka proses penyembelihan dapat dilakukan di mana saja di badannya, selagi kematiannya tersebut disebabkan oleh sembelihan, bukan sebab lain.
Jika hewan sudah benar-benar mati, maka baru bisa dikuliti.
2. Doa Menyembelih Hewan Kurban
a. Doa Menyembelih Hewan Kurban Milik Sendiri
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ
Artinya, "Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah, sesungguhnya (sembelihan) ini dari-Mu dan untuk-Mu."
b. Doa Menyembelih Hewan Kurban Milik Orang Lain
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ هَذَا عَنْ فُلَانٍ
Artinya, "Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari si fulan (sebutkan pemilik kurban)."
Baca Juga: Hewan Kurban menjadi Kendaraan di Akhirat, Benarkah?
Jadi, kesimpulan ulasan di atas, yaitu cara menyembelih hewan kurban adalah harus benar-benar putus urat nadi dan urat kerongkongan agar cepat mati. (Anne)
