Tata Cara Puasa Daud Menurut Ajaran Islam Lengkap dengan Niatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara puasa Daud merupakan informasi penting bagi umat Islam yang ingin melaksanakan amalan sunah dalam kehidupan sehari-hari. Cara puasa Daud sebenarnya serupa dengan cara menunaikan puasa sunah yang lain, yakni menahan diri dari hawa nafsu.
Hal yang membedakan puasa Daud dengan puasa sunah lain adalah bacaan niat serta waktu pelaksanaannya. Puasa Daud dapat dilakukan di berbagai hari, kecuali hari tasyrik. Puasa Daud dilaksanakan dengan cara sehari berpuasa dan sehari tidak.
Tata Cara Puasa Daud Menurut Ajaran Islam
Hal yang membedakan puasa Daud dengan puasa lain adalah niat serta waktunya. Dikutip dari buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa, Solikhin (2015: 64 – 65), berikut penjelasan tentang bacaan niat puasa Daud beserta ketentuan waktunya.
1. Niat Puasa
Bacaan niat puasa Daud, yaitu:
Nawaitu shauma daawuuda sunnatal lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa Daud sunah karena Allah Ta’ala”.
2. Waktu Puasa
Puasa Daud dilakukan dengan cara sehari berpuasa dan sehari berikutnya berbuka (tidak puasa). Hal itu dilakukan secara terus-menerus hingga jangka waktu yang tidak terbatas, misalnya:
Selasa puasa;
Rabu tidak;
Kamis puasa;
Jumat tidak;
Sabtu puasa;
Minggu tidak;
Senin puasa;
Selasa tidak; dan seterusnya.
Baca juga: Tata Cara dan Bacaan Doa Mengganti Puasa Ramadhan
Selintas tentang Puasa Daud
Puasa Daud merupakan jenis puasa sunah yang terdapat dalam ajaran Islam. Setiap umat muslim dapat melaksanakan ibadah tersebut sesuai dengan hari yang dikehendaki, kecuali hari tasyrik.
Maksud dari hari tasyrik adalah hari yang diharamkan untuk puasa, seperti hari Idul Fitri, Idul Adha, dan hari ke-11, ke-12, dan ke-13 Zulhijah. Selain hari-hari tersebut, umat muslim dapat melaksanakan puasa Daud.
Tata cara puasa Daud menurut ajaran Islam serupa dengan cara melaksanakan puasa pada umumnya, yakni mempunyai niat karena Allah Swt. seperti yang telah disinggung sebelumnya dan menahan diri dari hawa nafsu. Hawa nafsu tersebut meliputi berbagai macam hal, seperti:
Makan dan minum;
Amarah; serta
Godaan lain yang bisa membatalkan ibadah puasa.
Berdasarkan ulasan di atas, jelas bahwa tata cara puasa Daud serupa dengan cara menunaikan ibadah puasa pada umumnya. Perbedaannya adalah puasa Daud dilakukan secara selang-seling, yakni sehari puasa dan sehari berikutnya tidak. Wallahu a’lam bishawab. (AA)
