Tata Cara Puasa Mutih 3 Hari dan Manfaat yang Didapatkan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara puasa mutih 3 hari perlu diketahui bagi seseorang yang ingin melaksanakan amalan tersebut. Puasa mutih adalah amalan yang tentu tidak asing di kalangan masyarakat Jawa.
Puasa ini dilakukan untuk tujuan tertentu, salah satunya membersihkan batin dari penyakit hati dan dosa. Selain itu, masih banyak manfaat lain yang bisa diperoleh saat melakukan puasa ini.
Tata Cara Puasa Mutih 3 Hari
Puasa mutih merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan petunjuk dari Allah bagi seseorang yang memiliki hajat tertentu. Adapun tata cara puasa mutih 3 hari, yakni sebagai berikut.
1. Membaca Niat
Langkah pertama menjalankan puasa mutih yakni mengawalinya dengan niat terlebih dahulu. Niat tersebut dibaca sesudah sholat magrib hingga terbitnya fajar. Bacaan niat puasa mutih tiga hari, yakni sebagai berikut.
Niat ingsun puasa mutih supaya putih bathinku, putih badanku, putih kaya dining banyu suci karena Allah Ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa mutih supaya putih batinku, putih badanku, putih seperti air suci karena Allah Ta’ala.”
2. Dilaksanakan Selama Tiga Hari
Umumnya, puasa mutih dilakukan selama tiga hari berturut-turut dan di waktu atau tanggal ganjil. Puasa ini dimulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.
Mengutip buku Kanjeng Sunan Kalijaga, Jejak-jejak Sang Legenda, Conie Wishnu (2022), puasa mutih dilakukan dengan berbuka menggunakan makanan yang hanya berwarna putih.
3. Menahan Diri
Sama seperti puasa yang lainnya, puasa mutih dilakukan dengan menahan diri dari segala hawa napsu, baik makan, minum, dan aktivitas lain yang dapat mengganggu spiritual.
Manfaat Puasa Mutih 3 Hari
Puasa mutih memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai berikut.
1. Mengendalikan Napsu
Saat melakukan puasa mutih, artinya seseorang berusaha menahan diri dari segala kenikmatan dunia. Hal ini dapat membantu seseorang untuk mengendalikan napsu dan memperoleh ketenangan batin.
2. Membersihkan Jasmani dan Rohani
Puasa mutih juga dapat membersihkan jasmani dan rohani dari berbagai hal negatif. Selain baik untuk pikiran, puasa ini juga berguna untuk membersihkan tubuh dari racun.
3. Meningkatkan Rasa Syukur
Manfaat puasa mutih yang berikutnya, yakni dapat meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebab, menahan diri dari segala godaan duniawi dapat membuat seseorang lebih menghargai segala kenikmatan yang hadir dalam hidupnya.
Baca juga: Tujuan Puasa Mutih 3 Hari dalam Tradisi Masyarakat Jawa
Tata cara puasa mutih 3 hari yang dijelaskan di atas bisa dijadikan panduan bagi masyarakat yang ingin melaksanakannya. Dengan begitu, segala manfaat puasa bisa diperoleh, baik untuk jasmani maupun rohani. (DLA)
