Tata Cara Ziarah Kubur beserta Bacaan Doanya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara ziarah kubur perlu diketahui agar dapat melaksanakan tradisi tersebut dengan tepat. Ziarah kubur telah menjadi kegiatan yang umum dilakukan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan maupun saat menjelang berakhirnya bulan suci tersebut.
Dalam melakukan doa di tempat pemakaman, tentu ada tata cara yang harus diikuti. Tujuannya selain tata cara, ada pula bacaan doa yang perlu dilafalkan oleh umat muslim yang berziarah.
Tata Cara Ziarah Kubur dan Doanya
Ada beberapa tahap ziarah kubur yang perlu dilakukan. Inilah tata cara ziarah kubur beserta bacaan doa yang perlu dilafalkan:
1. Mengambil Wudu
Mengutip buku Barakah Ziarah Etnografi Kuburan di Bumi Parahyangan oleh Abdurrahman (2015), wudu bisa dilakukan dari rumah atau sebelum memasuki area pemakaman. Walaupun tidak ada anjuran khusus terkait tahap ini, tetapi berwudu dapat menjadi upaya mensucikan diri.
2. Mengucapkan Salam
Seperti halnya ketika masuk ke rumah, seorang muslim juga perlu mengucapkan salam saat memasuki area pemakaman. Salam tersebut ditujukan untuk ahli kubur dan kaum muslim yang telah dikebumikan di area pemakaman tersebut.
Bacaan salam ziarah kubur tersebut yakni sebagai berikut:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ يَغْفِرُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ وَأَنْتُمْ سَلَفُنَا وَنَحْنَ بِالْأَثَرِ
"As-salaamu alaikum yaa ahlal-qubuur, Yaghfirullaahu lanaa walakum, Wa antum salafunga wanahnu bil-atsar."
Artinya: "Salam sejahtera semoga tercurahkan kepada kalian wahai penduduk alam kubur, semoga Allah memberikan ampunan kepada kita dan kepada kalian, dan kalian telah mendahului kita dan kelak, kita akan menyusul."
3. Membaca Doa
Langkah berikutnya adalah membaca doa ziarah kubur dan menghadap ke kiblat. Bacaan doa tersebut yakni sebagai berikut:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ نَسْأَلُ اللَّهُ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
"Assalaamu 'alaikum ahlad diyaari minal mu`minlina wal muslimiin, wa innaa in syaa alloohu bikum laahiquun, nas alullooha lanaa wa lakumul 'aafiyah."
Artinya: "Keselamatan semoga tetap tercurahkan kepada para penghuni kubur dari golongan orang-orang mukmin dan orang-orang muslim, dan sesungguhnya Insya Allah kami akan menyusul kalian Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan untuk kalian semua" (Ibnu Majah).
4. Melantunkan Surat Al-Fatihah
Cara ziarah kubur yang berikutnya adalah membaca Surat Al-Fatihah semata-mata hanya kepada Allah. hal ini juga diharapkan bisa menjadi amalan untuk umat muslim yang mengamalkannya.
5. Melantunkan Surat Pendek
Langkah berikutnya adalah membaca surat-surat pendek, seperti Al-Falaq, Al-Iklas, dan An-Naas. Diharapkan bacaan surat pendek tersebut dapat menjadi penerang di alam kubur umat muslim yang diziarahi.
Baca juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan
Itulah tata cara ziarah kubur beserta bacaan doa yang bisa dipraktikkan. Ziarah kubur juga bisa dijadikan sebagai pengingat bahwa tidak ada manusia yang hidup abadi di dunia ini. (DLA)
