Konten dari Pengguna

Tiga Contoh Kearifan Lokal yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Uraikan Tiga Contoh Kearifan Lokal Yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal, Foto: Unsplash/goc.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Uraikan Tiga Contoh Kearifan Lokal Yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal, Foto: Unsplash/goc.

Kearifan lokal adalah gagasan lokal yang bersifat bijaksana dan bernilai luhur serta diwariskan secara turun-temurun. Salah satu unsur kearifan lokal adalah keterampilan lokal. Uraikan tiga contoh kearifan lokal yang mengandung unsur keterampilan lokal!

Keterampilan lokal yang dimiliki oleh masyarakat dipengaruhi oleh kondisi geografis tempat tinggal masyarakat tersebut. Salah satu contoh kearifan lokal yang memuat unsur keterampilan lokal adalah keterampilan membatik.

Contoh Kearifan Lokal yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal

Ilustrasi Uraikan Tiga Contoh Kearifan Lokal Yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal, Foto: Unsplash/User9637786_380.

Dikutip dari buku Tersisihnya Kearifan Lokal di Era Digital, Rumini dkk (2022: 16), kearifan lokal juga mengandung kemampuan masyarakat dalam mengelola lingkungan alam dan sosialnya.

Keterampilan lokal yang dimiliki masyarakat dipengaruhi oleh kondisi geografis tempat tinggal masyarakat tersebut. Uraikan tiga contoh kearifan lokal yang mrngandung unsur keterampilan lokal!

1. Kesenian Wayang

Kesenian wayang berasal dari Jawa. Kesenian wayang dianggap sebagai kearifan lokal karena merupakan perwujudan budaya dengan nilai-nilai yang dapat diambil oleh masyarakat. Kesenian wayang mengandung nilai-nilai moral dan estetika yang kerap digunakan untuk mengkritisi isu sosial dan politik yang sensitif.

Modern ini, kesenian wayang mengalami modernisasi. Namun, tetap mengandung nilai kearifan lokal yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Ogoh-Ogoh

Ogoh-ogoh adalah kesenian yang berasal dari daerah Bali. Ogoh-ogoh adalah patung raksasa yang menggambarkan kekuatan alam semesta dan waktu yang tak terukur dan terbantahkan. Ogoh-ogoh dibuat menjelang perayaan Nyepi dan diarak oleh banyak orang sehari sebelum hari Nyepi dan kemudian dibakar.

Pembuatan ogoh-ogoh bertujuan untuk mengusir roh jahat dan energi negatif dari lingkungan sekitar serta mempersiapkan masyarakat menghadapi Tahun Baru Saka yang dimulai dengan Nyepi, hari raya Hindu yang dikenal sebagai Hari Peminggiran.

Desain ogoh-ogoh dapat beragam, mulai dari bentuk binatang mitologis, tokoh-tokoh legenda, hingga gambaran roh jahat. Masing-masing ogoh-ogoh memiliki keunikan tersendiri.

Pada malam sebelum Nyepi, ogoh-ogoh dipamerkan dalam sebuah prosesi yang dikenal sebagai "Pawai Ogoh-ogoh." Setelah prosesi, ogoh-ogoh kemudian dibawa ke suatu tempat terbuka atau lapangan. Di sana, ogoh-ogoh disusun dan kemudian dibakar sebagai simbol pemusnahan roh jahat.

3. Tradisi Bakar Batu

Tradisi bakar batu adalah kearifan lokal yang berasal dari Papua. Tradisi bakar batu adaalah ritual membakar batu sebagai bentuk rasa syukur pada yang Mahakuasa.

Tidak hanya batu yang dibakar, melainkan daging, sayur, dan bahan makanan lainnya. Masyarakat kemudian makan bersama tanpa saling berebut.

Baca Juga: Kunci Jawaban Prakarya Kelas 9 Halaman 11 Semester 2 yang Tepat

Itulah tiga contoh kearifan lokal yang mengandung unsur keterampilan lokal. Setiap daerah tentunya memiliki keunikannya masing-masing. (Umi)