Tugas Otoritas Jasa Keuangan dan Fungsi bagi Masyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga penyelenggara dan pengawas kegiatan sektor finansial. Apa sajakah tugas Otoritas Jasa Keuangan? Salah satu tugas OJK adalah mengembangkan pengawasan perbankan.
Otoritas Jasa Keuangan memiliki beberapa tugas lainnya. Selain itu, lembaga resmi negara ini memiliki sejumlah fungsi bagi masyarakat yang penting untuk dipahami.
Apa Sajakah Tugas Otoritas Jasa Keuangan?
Mengutip dari situs resmi ojk.go.id, OJK dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel. Apa sajakah tugas Otoritas Jasa Keuangan?
OJK memiliki beberapa tugas di berbagai sektor. Berikut beberapa tugas OJK.
1. Sektor Perbankan
Tugas OJK dalam sektor perbankan antara lain adalah sebagai berikut.
Mengembangkan pengawasan perbankan
Menegakkan hukum dengan cara membuat berbagai kebijakan dan peraturan dalam bidang perbankan.
Merencanakan, menyusun ketetapan, serta alur pengawasan bank.
Membina, mengawasi, dan memeriksa perbankan demi mewujudkan lembaga keuangan yang transparan.
2. Sektor Non-Bank
Otoritas Jasa Keuangan juga mengawasi sektor jasa keuangan non-bank. Tugas OJK dalam sektor ini antara lain adalah sebagai berikut.
Menetapkan kebijakan dan aturan lembaga non-bank.
Melakukan evaluasi teknis dan kinerja lembaga non-bank.
Menerapkan kebijakan untuk lembaga keuangan non-bank sesuai dengan Undang-Undang.
Fungsi OJK bagi Masyarakat
Sebagai lembaga resmi negara, Otoritas Jasa Keuangan memiliki beberapa fungsi bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Mencegah Terjadinya Penipuan
Salah satu fungsi OJK bagi masyarakat adalah mencegah terjadinya penipuan. Dalam masyarakat, sering terjadi penipuan yang mengatasnamakan lembaga keuangan resmi. OJK harus terus mengawasi dan memeriksa semua lembaga keuangan yang terdaftar agar lembaga tersebut tidak merugikan masyarakat.
2. Memberikan Jaminan Keamanan Transaksi Keuangan
OJK membuat berbagai aturan dan kebijakan yang bertujuan untuk mewujudkan lembaga keuangan yang bisa dipercaya oleh masyarakat.
3. Membuat Ekosistem Keuangan yang Saling Menguntungkan
Fungsi OJK selanjutnya adalah membuat ekosistem keuangan yang saling menguntungkan semua pihak. Otoritas Jasa Keuangan memiliki beberapa peran, tugas, dan wewenang sehingga diharapkan OJK bisa menciptakan transaksi keuangan yang menguntungkan baik dari pihak masyarakat, jasa keuangan, maupun pemerintah.
Baca juga: 5 Perbedaan Pajak dengan Pungutan Resmi Lainnya
Apa sajakah tugas Otoritas Jasa Keuangan? Lembaga resmi ini mengemban beberapa tugas, salah satunya adalah merencanakan, menyusun ketetapan serta alur pengawasan bank. (KRIS)
