4 Alasan Utama Mengapa Korupsi Sulit Diberantas

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sampai saat ini masalah korupsi selalu menjadi perbincangan masyarakat seolah tiada habisnya. Tak heran, pertanyaan jelaskan alasan utama mengapa korupsi sulit diberantas kerap hadir dalam materi-materi tentang korupsi.
Dikutip dari buku Korupsi APBD: Sebuah Meta Analisis, Prihandini (2020: 23), korupsi merupakan masalah serius yang menyebabkan terjadinya ketimpangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Jelaskan Alasan Utama Mengapa Korupsi Sulit Diberantas?
Masyarakat semakin yakin jika korupsi sudah menjadi bagian dari romantika kekuasaan sejak lama di Indonesia. Mulai dari korupsi yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan penggunaan uang rakyat atau harta negara.
Ada juga korupsi yang melibatkan pejabat yang seharusnya menjadi panutan masyarakat karena mereka dipilih dan terpilih. Sepertinya keberadaan dari lembaga-lembaga anti korupsi tidak bisa sepenuhnya memberhentikan praktik tercela ini.
Peraturan perundang-undangan yang menjadi bagian dari politik hukum yang dibuat oleh pemerintah pun sering juga diabaikan. Jika tindakan penegakan hukum seharusnya bisa menjadi jalan keluar untuk pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dengan asas reward and punishment, yaitu orang yang menaati hukum harus dihargai dan orang yang melanggar hukum harus dihukum.
Berikut jawaban atas pertanyaan "Jelaskan alasan utama mengapa korupsi sulit diberantas?".
Hukum yang lemah akan menciptakan tindak korupsi karena tidak adanya efek jera ataupun takut akan hukum. Serta penggunaan kekuasaan yang mengintervensi proses pengadilan membuat para koruptor semakin leluasa melakukan korupsi.
Menjadi sebuah realitas kasus. Hal tersebut dikarenakan, secanggih apapun sistem jika masih ada KKN maka sistem akan menjadi mandul dan hukum menjadi pandang bulu.
Korupsi sangat sulit diberantas di Indonesia karena jika ditinjau dari sisi historisnya para penjajah dan pendahulu sudah menampilkan serta mengajarkan masyarakat perilaku koruptif.
Sistem Birokrasi yang lambat dan berbelit-belit menciptakan celah bagi para oknum untuk meraup keuntungan dengan meminta imbalan kepada masyarakat dalam upaya mempercepat urusan.
Baca juga: Pengertian Korupsi menurut Para Ahli dan Penyebab Seseorang Melakukannya
Itulah jawaban atas pertanyaan jelaskan alasan utama mengapa korupsi sulit diberantas. Tugas negara dan masyarakat selanjutnya adalah membina masyarakat melalui pendidikan formal, masyarakat, dan rumah tangga untuk memberantas korupsi. (Gin)
