Konten dari Pengguna

Apa Fungsi Ragam Hias pada Bahan Tekstil?

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi ragam hias pada bahan tekstil untuk menambah nilai estetika. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi ragam hias pada bahan tekstil untuk menambah nilai estetika. Sumber: Unsplash

Ragam hias merupakan sebutan bagi keragaman corak hiasan yang ada dalam permukaan produk tekstil atau kain. Ragam hias tersebut bisa saja berupa bentuk abstrak, geometri, corak hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya. Berdasarkan pengertian tersebut, maka kita tentu bisa mengira-ngira apa fungsi ragam hias pada bahan tekstil bukan?

Ragam hias pada dasarnya dapat diartikan sebagai bentuk dasar hiasan yang disusun menggunakan teknik tertentu di atas permukaan kain tekstil. Oleh karena itu, secara umum fungsi dari penerapan ragam hias pada bahan tekstil ialah untuk meningkatkan nilai estetika atau keindahan pada kain tekstil tersebut. Selain menambah nilai estetika, fungsi lain dari ragam hias pada bahan tekstil diantaranya ialah:

  1. Menambah nilai estetika pada kain tekstil

  2. Mampu menambah daya tarik dan minat beli dari konsumen

  3. Menambah nilai ekonomi atau nilai jual suatu produk tekstil

  4. Mewariskan nilai-nilai budaya melalui proses pembuatan dan estetika seni di permukaan bahan tekstil

Contoh Penerapan dan Fungsi Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Mengingat fungsi ragam hias pada bahan tekstil mampu membuat nilai jual suatu produk menjadi meningkat, maka penerapan ragam hias tersebut sangatlah diperlukan guna mempercantik tampilan desain bahan tekstil.

Mengutip dari buku The Art of Embroidery Desains, Yuliarma (2016: 72), untuk membuat ragam hias yang menarik dan estetik, maka terdapat beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam membuat rancangan desain ragam hias tekstil, diantaranya memperhatikan garis hiasan, bentuk dan motif, warna, dan tekstur dari bahan tekstil. Ada pula yang menyebut bahwa ragam hias yang perlu diperhatikan ialah berdasarkan komposisi warna, komposisi motif, dan komposisi teknik hiasnya.

Ilustrasi teknik penerapan ragam hias pada bahan tekstil untuk menambah nilai estetika. Sumber: Unsplash

Untuk menerapkan ragam hias guna menciptakan bahan tekstil yang estetik dan bernilai jual tinggi, maka perajin biasanya menggunakan teknik-teknik berikut:

  1. Membuat batik, yakni menambah pola atau motif menggunakan malam di atas kain

  2. Menenun, yakni memasukan benang secara selang-seling untuk membentuk motif yang diinginkan

  3. Menyulam, yakni menambah hiasan di permukaan kain dengan media benang dan jarum jahit secara manual

  4. Membordir, yakni menambah hiasan dengan media benang dan jarum jahit seperti menyulam namun dilakukan menggunakan mesin khusus

  5. Melukis, yakni membuat pola hiasan di atas kain menggunakan bahan kuas dan cat

Setelah membaca ulasan singkat tadi, semoga kita bisa mengetahui apa fungsi ragam hias pada bahan tekstil beserta teknik-teknik penerapan ragam hias tersebut. Semoga dapat bermanfaat! (HAI)

Baca Juga: Pengertian dan Jenis-jenis Motif Ragam Hias dalam Seni Rupa