Konten dari Pengguna

Arti Roh Kudus dan PeranNya dalam Agama Kristen

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 6 menit

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tuhan Allah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tuhan Allah. Foto: Pixabay

Dalam agama Kristen, Allah dari segenap alam semesta, satu-satunya Allah sejati terdiri dari tiga pribadi yang nyata-nyata berbeda. Ketiga pribadi tersebut adalah Allah Bapa, Allah Putra (Tuhan Yesus Kristus), dan Allah Roh Kudus.

Sekalipun Mereka terdiri dari tiga pribadi, tetapi umat Kristen harus mengerti bahwa hanya ada satu Allah. Arti Roh Kudus adalah sebuah pribadi ke-3 dari Tritunggal. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai Roh Kudus dalam Tritunggal yang penting dipahami oleh umat Kristen.

Apa yang Dimaksud Roh Kudus?

Ilustrasi Berdoa pada Roh Kudus. Foto: Unsplash

Dikutip dari 7 Hal Roh Kudus Akan Lakukan untuk Anda oleh Eagle Oseven, Roh Kudus adalah Pribadi Ketiga dalam Tritunggal yang diwahyukan kepada orang Kristen. Konsep Tritunggal atau Trinitas sendiri menyatakan bahwa Allah adalah tiga pribadi yang terdiri dari Allah Bapa, Putra (Yesus Kristus), dan Roh Kudus.

Sebagaimana tertuang dalam Alkitab 1 Yohanes 5 ayat 7, Roh Kudus adalah satu dengan Bapa dan Putra. Ia disembah dan dimuliakan bersama dengan Bapa dan Putra, sebagai yang satu dalam kodrat dan sama dalam keagungan pribadi dengan Bapa dan Putra.

Apa nama lain dari Roh Kudus?

Roh Kudus dikenal sebagai "Penghibur", "Penolong", atau "Pembela". Ketiga kata tersebut berasal dari bahasa Yunani, yaitu parakletos yang bersumber dari kata "Paraclete" atau nama lain dari Roh Kudus.

Roh Kudus juga dikenal sebagai "Pemimpin". Dalam Yohanes 16 ayat 13 disebutkan bahwa Roh Kudus adalah pemimpin para penulis Alkitab untuk mencatat kebenaran dan memimpin orang-orang percaya untuk mengenal serta memahami kebenaran itu.

Apa saja lambang dari Roh Kudus?

Dalam ajaran Katolik, Roh Kudus dilambangkan dengan beberapa hal. Dikutip dari laman Paroki Tomang Gereja Maria Bunda Karmel, lambang Roh Kudus terdiri dari air, pengurapan, api, awan dan terang, meterai, tangan, jari, dan merpati. Berikut makna dari masing-masing lambang:

  1. Air melambangkan tindakan Roh Kudus dalam pembaptisan. Apa itu Baptisan Roh Kudus? Baptisan Roh Kudus adalah sesorang dibaptis oleh Tuhan Yesus ke dalam Roh Kudus sehingga ia berada dalam penguasaan Roh Kudus (Markus 1: 8).

  2. Pengurapan dengan minyak tanda Sakramen Penguatan. Dalam inisiasi Kristen, pengurapan adalah tanda sakramental dari Sakramen Penguatan (disebut “Khrismation” dalam Gereja Timur). Yesus diurapi Allah dengan cara yang unik, yaitu oleh Roh Kudus. Maka, Yesus menjadi Kristus oleh pengurapan Roh Kudus.

  3. Api melambangkan daya transformasi perbuatan Roh Kudus. Yesus datang untuk melemparkan api ke bumi (Lukas 12:40) dan pada Pentakosta, Roh Kudus datang dalam bentuk "lidah-lidah seperti api" (Kisah Rasul 2:3- 4).

  4. Awan dan terang berkaitan satu sama lain dengan Roh Kudus yang menampakkan diri. Dalam Perjanjian Baru, Roh Kudus "turun" atas Maria dan "menaunginya", supaya ia mengandung dan melahirkan Yesus (Lukas 1: 35). Pada hari Kenaikan Yesus, awan mengambil Yesus dari hadapan murid-murid-Nya (Kisah Rasul 1: 9).

  5. Meterai merupakan lambang yang erat berkaitan dengan pengurapan. Kristus telah disahkan oleh "Bapa dengan meterai-Nya" (Yohanes 6: 27) dan di dalam Dia, Bapa juga memeteraikan tanda milik-Nya atas kita.

  6. Tangan. Yesus menyembuhkan orang sakit dan memberkati anak-anak kecil, dengan menumpangkan tangan ke atas mereka.

  7. Jari. Dengan jari Allah, Yesus mengusir setan (Lukas 11:20). Perintah Allah ditulis dengan jari Allah atas loh-loh batu (Keluaran 31:18), "surat Kristus" yang ditulis oleh para Rasul, ditulis dengan Roh dari Allah yang hidup pada loh-loh daging yaitu di dalam hati manusia (2 Korintus 3:3).

  8. Merpati. Ketika Kristus keluar dari kolam baptisan-Nya, Roh Kudus dalam rupa merpati turun atas-Nya dan berhenti di atas-Nya (Matius 3: 16).

Baca Juga: Arti 7 Nama-nama Malaikat Agung dalam Agama Katolik

Arti Roh Kudus dan Peran-Nya dalam Agama Kristen

Ilustrasi Berdoa pada Roh Kudus. Foto: Pixabay

Konsep Tritunggal dinyatakan sebagai bentuk jamak di dalam ayat Alkitab kejadian 1:26, di mana Allah berkata, "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita.". Ayat Alkitab tersebut menjelaskan bahwa terdapat tiga pribadi dalam Tritunggal.

Allah Bapa disebut sebagai Yang Lanjut Usianya (Dan. 7: 9,13) dan Yang Mahabesar (Ibr. 1:3). Allah Bapa biasanya terlihat sedang duduk di takhta dan sumber dari segala sesuatu. Dari Allah Bapa muncul kedua pribadi lainnya yang selalu ada di dalam-Nya, yaitu Tuhan Yesus Kristus sebagai Allah Putra dan Roh Kudus.

Dikutip dari Roh Kudus: Sang Penghibur oleh Brian J. Bailey (2020), arti Roh Kudus adalah pribadi yang berbeda yang keluar dari Allah, sekalipun Ia sama dengan Allah (baca Yoh. 15: 26). Roh Kudus adalah roh, tetapi Ia juga memiliki bentuk seperti Bapa dan Putra. Di dalam Alkitab versi bahasa Inggris, Roh Kudus selalu menggunakan kata ganti orang “Ia” (He) dan bukan kata ganti (It).

Roh Kudus bukan hanya suatu pengaruh, tetapi juga seorang pribadi dari Allah Tritunggal. Roh Kudus melaksanakan perintah Allah Bapa dan Putra, dan tujuan-Nya yang utama adalah untuk meninggikan Putra.

Bapa, Putra, dan Roh Kudus pada dasarnya sama dan menjadi Allah Tritunggal bagi umat Kristen. Namun, ada tingkat-tingkat otoritas yang berbeda di dalam Tritunggal. Bapa adalah yang tertinggi, Tuhan Yesus yang mewarisi seluruh kerajaan dunia ini, dan Roh Kudus yang hidup untuk Allah Bapa.

Wujud Roh Kudus Itu Seperti Apa?

Ilustrasi Salib dan Alkitab. Foto: Unsplash

Dalam Alkitab, Roh Kudus digambarkan seperti burung merpati (pembaptisan Yesus) dan lidah api (Pentakosta). Ajaran Kristen juga meyakini wujud Roh Kudus adalah cahaya. Dalam 1 Yohanes 1: 5 disebutkan, "Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah Cahaya dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan."

Dikutip dari Oknum Roh Kudus oleh Stanley M. Horton (2019: 58), Athenagoras dari Athens (110-180 M) mendeskripsikan Roh Kudus sebagai sebuah "pancaran" yang keluar dari Tuhan dan kembali kepada-Nya seperti sinar sang surya. Jadi, "merpati" yang turun ketika pembaptisan Yesus adalah "pancaran cahaya" yang menyerupai bentuk merpati dan lidah-lidah api yang turun pada waktu Pentakosta adalah "pancaran cahaya" yang hinggap di kepala Para Rasul.

Roh Kudus Ada di Mana?

Bagi umat Kristen, Roh Kudus tinggal di dalam diri setiap orang Kristen sejati (Kisah Para Rasul 2: 38). Setiap tubuh orang Kristen adalah Bait Suci tempat tinggal Roh Kudus.

Dalam pemahaman Athanasius, Roh Kudus berasal dari Allah, yang melimpahkan pengudusan. Roh Kudus itu kekal, maha ada, dan satu.

Baca Juga: Kisah 12 Murid Yesus yang Diutus Sebagai Rasul

Apa Peran Roh Kudus dalam Hidup Kita?

Ilustrasi Berdoa pada Roh Kudus. Foto: Unsplash

Apa saja peran Roh Kudus? Dikutip dari Peran Roh Kudus sebagai Allah yang Personal di dalam Gereja oleh Edy Syahputra Sihombing (2019), Roh Kudus memiliki peran utama dalam menyatukan seluruh umat beriman yang berhimpun untuk mengambil bagian dalam Allah Tritunggal.

Roh Kudus juga berperan sebagai penolong bagi umat beriman dan menuntun hati umat beriman untuk mengalami keselamatan dari Bapa yang diwujudkan dalam Yesus Kristus. Selain itu, beberapa peran Roh Kudus lainnya dalam kehidupan umat Kristen, antara lain:

  • Roh Kudus memberi orang percaya kehidupan yang baru. Termasuk dalam karya-Nya memberi kehidupan yang baru adalah kelahiran baru orang Roh Kudus, Roh Kudus mendiami orang percaya, baptisan Roh Kudus, dan pemeteraian oleh Roh Kudus.

  • Roh Kudus membawa orang percaya kepada pengalaman kekudusan. Dalam hal ini, Roh Kudus membebaskan orang percaya dari ikatan dosa, Roh Kudus menguduskan orang percaya, Roh Kudus memenuhkan orang percaya, dan Roh Kudus memimpin kepada seluruh kebenaran.

  • Roh Kudus menguatkan orang percaya. Dia menjadi jaminan bagi orang percaya dan turut berdoa bagi orang percaya.

  • Roh Kudus memperlengkapi orang percaya. Dia memberikan karunia-karunia dan menjadikan orang percaya berbuah.

(CHL & SFR)