Konten dari Pengguna

Fungsi Kapas: Serat Alam yang Paling Banyak Digunakan untuk Membuat Pakaian

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://www.pexels.com/id-id/@teona-swift/ - serat alam yang paling banyak digunakan untuk membuat pakaian adalah
zoom-in-whitePerbesar
https://www.pexels.com/id-id/@teona-swift/ - serat alam yang paling banyak digunakan untuk membuat pakaian adalah

Dalam dunia tekstil, serat alam yang paling banyak digunakan untuk membuat pakaian adalah kapas. Definisi serat atau fiber adalah salah satu material yang menjadi bahan baku pembuatan benang dan kain atau bahan baku lainnya. Pembuatan benang atau kain dapat dipengaruhi oleh sifat yang dimiliki setiap serat tersebut.

Kekuatan bahan serat alam juga memiliki pengaruh kekuatan pada benang nantinya. Jadi, kekuatan tinggi yang dimiliki oleh bahan serat juga akan menghasilkan benang dengan kekuatan tinggi pula. Sebaliknya, jika bahan serat memiliki kekuatan yang rendah maka akan menghasilkan benang yang berkekuatan rendah pula.

Sejarah dari bahan serat menunjukan bahwa industri tekstil dari serat alami sudah dilakukan sejak ribuan tahun sebelum masehi. Sekitar tahun 1540 SM, di Negara India sudah memiliki industri kapas, sedangkan di Negara Cina sudah memproduksi serat sutra di tahun 2640 SM.

Tidak heran bila serat alam yang paling banyak digunakan untuk membuat pakaian adalah kapas. Kapas merupakan serat alami yang menjadi "raja" industri produk tekstil global yang tak terbantahkan. Diperkirakan 60% serat kapas digunakan sebagai benang untuk berbagai macam pakaian, terutama kemeja, T-shirt dan celana jins tetapi juga untuk mantel, jaket, dan pakaian dalam.

https://www.pexels.com/id-id/@artem-palonyi-406711/

Mengenal Kapas sebagai Serat Alam yang Paling Banyak Digunakan untuk Membuat Pakaian

Serat kapas sangat terkenal dengan bahannya yang lembut dan halus. Jenis serat ini cocok dan dapat sesuai digunakan dalam berbagai musim, baik musim panas maupun musim dingin. Hal itu karena serat kapas dapat menyerap keringat dengan mudah dan dapat pula menghangatkan tubuh dengan baik.

Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan serat kapas bisanya dipintal menjadi benang dan selanjutnya ditenun untuk menjadi kain. Menurut Buku Ilmu Tekstil, Dr. Dewi Suliyantini, AT, M. M, kain katun biasanya berasal dari dari serat kapas yang berkualitas dan bersifat menyejukkan.

Serat kapas juga banyak digunakan untuk bantal, karena teksturnya yang lembut, berwarna putih bersih dan empuk. Hanya tumbuhan kapas terpilih yang bisa diolah menjadi jenis bahan serat alam.

Serat kapas juga dikenal sebagai bahan yang tahan lama, bentuknya tetap (tidak susut), kuat dan permukaan yang halus atau bertekstur, sehingga banyak digemari orang untuk digunakan.

Dalam praktiknya kita memang banyak membutuhkan bahan serat alam untuk kehidupan sehari-hari. Bahkan bahan serat ini bisa menjadi komoditi tersendiri bagi sebuah negara karena dibutuhkan oleh banyak orang. Mulai dari membuat pakaian, tas, sepatu, peralatan rumah tangga, dan barang-barang bernilai ekonomis lainnya.

Bukan hanya serat alami seperti kapas, pada abad ke-20, bahan serat buatan mulai diperkenalkan untuk perlengkapan kebutuhan manusia sampai saat ini, baik sebagai pengganti bahan serat alam maupun menciptakan bahan serat yang baru.

Bahan serat buatan bahkan membuatnya semirip mungkin dengan serat alami karena mungkin kelangkaan bahannya atau harganya yang lumayan mahal jika serat alam asli. (DNR)

Baca juga: Pengertian Serat Alam Beserta Jenis-jenisnya