Niat Sholat Qobliyah Subuh Dua Rakaat Arab dan Latin

·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak hanya melaksanakan sholat fardhu, umat Islam juga diperintahkan untuk melaksanakan sholat sunnah. Salah satunya berupa sholat qobliyah Subuh. Bagaimana bacaan niat sholat qobliyah Subuh?
Qobliyah Subuh merupakan bagian dari sholat sunnah rawatib, yakni sholat yang dikerjakan sebelum sholat fardhu. Sesuai namanya, sholat qobliyah dilaksanakan sebelum sholat subuh.
Hukum melaksanakan sholat qobliyah Subuh adalah sunnah muakkad, artinya sunnah namun sangat dianjurkan untuk dilakukan. Dari Ibnu ‘Umar yang berkata bahwa Ummul Mukminin Hafshoh pernah mengabarkan:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنَ الأَذَانِ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلاَةُ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga shalat Shubuh. Sebelum shalat Shubuh dimulai, beliau dahului dengan dua raka’at ringan.” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723).
Sama seperti sholat pada umumnya, sholat qobliyah Subuh juga diawali dengan niat. Bagaimana bacaan niat sholat qobliyah Subuh?
Niat Sholat Qobliyah Subuh dan Tata Caranya
Mengutip buku Tanya & Jawab Bersama Nabi: Kitab Islam susunan Lingkar Kalam, berikut ini bacaan niat sholat qobliyah Subuh:
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunah subuh dua rakaat karena Allah SWT."
Sholat sunnah qobliyah Subuh merupakan penyempurna bagi sholat Subuh. Maka dari itu, sholat qobliyah Subuh harus dilakukan dengan benar sesuai tata caranya. Berikut tata cara sholat qobliyah Subuh yang dapat dijadikan panduan:
Takbiratul ihram;
Membaca surat Al-Fatihah
Membaca surat dalam Alquran (dianjurkan surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Baqarah ayat 136, dan Al-Imran ayat 52);
Rukuk;
Iktidal;
Sujud pertama;
Duduk di antara dua sujud;
Sujud kedua rakaat pertama;
Berdiri dan mengulang urutan di atas sejak membaca surat Al-Fatihah hingga sujud kedua;
Duduk tasyahud;
Mengucapkan salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri.
Setelah menyelesaikan sholat sunnah qobliyah Subuh, umat Muslim dianjurkan untuk tidak lantas meninggalkan sajadah. Mengutip buku Fikih Salat Sunah tulisan Ali Musthafa Siregar, disunnahkan tidur berbaring ke samping kanan sebelum melaksanakan sholat Subuh.
Dalam sebuah hadits disebutkan, "Apabila salah seorang di antara kamu telah menyelesaikan salat sunah fakjar, maka hendaklah ia berbaring pada pinggang kanannya." (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi)
Baca juga: Sholat Subuh Berapa Rakaat yang Sesuai Sunnah? Ini Penjelasannya
Dzikir dan Doa Setelah Sholat Qobliyah Subuh
Tak hanya memahami bacaan niatnya, Rasulullah SAW semasa hidupnya terbiasa membaca berbagai macam doa setelah melaksanakan sholat qobliyah Subuh. Berikut ini dzikir dan doa sholat qobliyah Subuh yang dapat diamalkan setelah holat:
سُبْحَانَ مَنْ تَعَزَّزَ بِالْعَظَمَةِ سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالْكِبْرِيَاءِ سُبْحَانَ مَنْ تَفَرَّدَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ سُبْحَانَ مَنْ احْتَجَبَ بِالنُّوْرِ سُبْحَانَ مَنْ قَهَرَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَفُوْتُهُ فَوْتٌ سُبْحَانَ الْأَوَّلُ الْمُبْدِىءُ سُبْحَانَ الْآخِرِ الْمُفْنِيْ سُبْحَانَ مَنْ تَسَمَّى قَبْلَ أَنْ يُسَمَّى سُبْحَانَ مَنْ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ سُبْحَانَ مَنْ كَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ سُبْحَانَ مَنْ لَايَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ )سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ
Subhana man ta’azzaza bil-adzomati, subhana Man tarodda bil-kibriyaa`i, subhana Man tafarroda bil wahdaniyyati, subhana man ihtajaba bin-nuuri, subahan Man qaharol ‘ibaada bil mauti, subhana Man laa yafuutuhu fautun, subhanal awwal al-mubdi, subhanal akhir al-mufni, subhana man tasamma qobla ay yusamma, subhana Man ‘allama Adamal asmaa`a, subhana man kaana ‘arsuhu ‘alal maa, subhana Man ya’lamu qadrohu ghoiruhu (Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh) subhana Robbika Robbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.
Artinya: "Maha suci Dzat yang perkasa dengan keagungan-Nya, Maha suci Dzat yang berhiaskan kebesaran, Maha suci Dzat yang menyendiri dalam sifat keesaan-Nya, Maha suci yang berhijab dengan cahaya, Mahasuci Dzat yang melemahkan para hamba dengan kematian, Maha suci Dzat yang tidak disibukkan oeh kesibukan apa pun, Maha suci Dzat yang Maha Awal dan Maha mengawali, Maha suci Dzat yang Maha Akhir dan Maha memfanakan, Maha suci Dzat yang menamai sebelum dinamai, Maha suci Dzat yang mengajarkan nama-nama ke Adam, Maha suci Dzat yang singgsana-Nya berada di atas air, Maha suci Dzat yang kadar-Nya tidak diketahui oleh sesiapa pun (Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung), Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha lebih mulia dari apa yang mereka sifatkan, keselamatan bagi para Rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam".
Waktu Sholat Qobliyah Subuh
Menurut buku 33 Macam Jenis Shalat Sunnah yang ditulis oleh Muhammad Ajib, sholat qobliyah Subuh dilaksanakan ketika sudah masuk waktu subuh dan dapat dilakukan sebelum menjalankan ibadah sholat fardu subuh.
Shalat qobliyah Subuh merupakan sholat sunnah fajar yang paling Nabi Muhammad SAW jaga pelaksanaannya, dikatakan oleh Aisyah:
أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- لَمْ يَكُنْ عَلَى شَىْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مُعَاهَدَةً مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menjaga shalat sunnah yang lebih daripada menjaga shalat sunnah dua raka’at sebelum Shubuh” (HR. Muslim no. 724).
Dalam lafaz lain disebutkan juga bahwa Aisyah berkata:
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى شَىْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَسْرَعَ مِنْهُ إِلَى الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ
“Aku tidaklah pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat sunnah yang lebih semangat dibanding dengan shalat sunnah dua raka’at sebelum Fajar” (HR. Muslim no. 724).
Keutamaan Sholat Qobliyah Subuh
Melaksanakan sholat qobliyah subuh ternyata memiliki keutamaan yang luar biasa. Dihimpun dari buku Dahsyatnya Shalat Subuh: Rahasia-Rahasia Pribadi milik Samir Al Qami, keutamaannya meliputi:
1. Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi, “Dua rakaat (sholat sunnah) subuh itu lebih baik dari dunia beserta isinya.”
Jadi, sudah sepatutnya seorang muslim menyadari bahwa keutamaan sholat sunnah sebelum Subuh begitu besar, apalagi dengan keutamaan sholat Subuh itu sendiri.
2. Menyempurnakan Salat
Seperti sholat sunnah rawatib lainnya, sholat sunnah sebelum subuh sangat dianjurkan untuk menyempurnakan sholat fardhunya. Dalam hal ini, menyempurnakan sholat Subuh yang masih kurang atau tidak sempurna.
Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya amalan manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat ialah sholat mereka. Tuhan kita jalla wa ‘azza berfirman kepada para malaikat-Nya, padahal Dia lebih mengetahui: ‘Periksalah shalat hamba-Ku! Sempurnakah atau kurang? Jika sholatnya sempurna, maka dicatatlah ia sempurna baginya’. Dan jika terdapat sesuatu kekurangan padanya, Tuhan berfirman: ‘Periksalah, apakah hamba-Ku mempunyai amalan shalat sunah?’ Jika dia mempunyai amaln sholat sunah, Tuhan berfirman: ‘Sempurnakanlah sholat fardhu hamba-Ku dengan shalat sunahnya.” Kemudian diperhitungkan amalan-amalan dengan cara demikian.” (HR. Abu Daud)
3. Meneladani Rasulullah SAW
Sholat sunnah sebelum subuh termasuk sholat sunnah yang dikuatkan, karena Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya. Siti Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah berkata:
“Nabi Muhammad SAW tidak pernah menjaga pelaksanaan sholat sunnah seperti beliau menjaga sholat sunnah dua rakaat subuh.”
Itulah sebabnya, selain untuk mendapatkan pahala, melakukan sholat sunnah sebelum Subuh juga menjadi bentuk keteladanan umat Islam kepada Rasulullah SAW.
4. Dibangunkan Hunian di Surga
Keutamaan sholat qobliyah Subuh selanjutnya ialah dibangunkan hunian di surga oleh Allah. Hadisnya berbunyi sebagai berikut:
“Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa salat dalam sehari semalam dua belas rakaat akan dibangun untuknya rumah di surga, yaitu empat rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah magrib, dua rakaat sesudah isya, dan dua rakaat sebelum salat subuh.” (HR. At-Tirmidzi).
5. Merasa Dekat dengan Allah SWT
Dengan menjalankan sholat sunnah dua rakaat sebelum subuh, umat Islam memiliki keutamaan merasa dekat dengan Allah SWT. Berikut ini hadits yang menjelaskannya:
Nabi Muhammad SAW bersabda “Kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, ‘Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah melakukan salat sebelum terbit matahari dan salat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
(MZM & VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa bacaan niat sholat qobliyah subuh?

Apa bacaan niat sholat qobliyah subuh?
Ushalli sunnatas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala. Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunah Subuh dua rakaat karena Allah SWT."
Kapan waktu sholat qobliyah subuh?

Kapan waktu sholat qobliyah subuh?
Waktu pelaksanaan sholat qobliyah subuh, yakni ketika sudah masuk waktu subuh dan dapat dilakukan sebelum menjalankan ibadah salat fardu subuh.
Sholat 2 rakaat sebelum subuh sholat apa?

Sholat 2 rakaat sebelum subuh sholat apa?
Salat dua rakaat sebelum subuh disebut juga salat sunah qobliyah subuh.
