Konten dari Pengguna

Pengertian Pesimis: Arti dan Dampaknya bagi Kehidupan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian dan dampak sikap pesimis, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian dan dampak sikap pesimis, sumber foto: https://www.pexels.com/

Setiap manusia yang menjalani kehidupan ini, pasti pernah mengalami kegagalan. Terkadang, ia juga merasa terpuruk ketika melihat rencananya tidak berjalan sesuai dengan keinginannya.

Yang terpenting adalah bagaimana cara kita menghadapi semua itu. Hendaknya, kita selalu berpikir positif dan berusaha keluar dari masalah-masalah tersebut.

Jangan sampai memiliki pemikiran yang negatif atau memiliki sifat pesimis karena dapat menghancurkan diri sendiri. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang sikap pesimis selengkapnya untuk Anda.

Baca juga: Mental Illness: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Pengertian Pesimis

Dikutip dari buku Pengembangan Kepribadian dan Profesionalisme Bidan, Safrudin, Sri Mulyati, Rosni Lubis (2019: 36) pesimis adalah kebalikan dari sikap optimis. Sifat ini diartikan sebagai prasangka buruk yang dimiliki oleh seseorang terhadap Allah SWT.

Seseorang yang pesimis biasanya khawatir akan memperoleh kegagalan, kekalahan, kerugian, atau bencana, sehingga ia tidak mau berusaha untuk mencoba. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pesimis diartikan bahwa orang yang bersikap atau berpandangan tidak mempunyai harapan baik dan orang yang mudah putus harapan.

Sikap pesimis harus dihindari karena dapat membuat diri kita menjadi seorang pengecut. Orang yang pesimis cenderung takut untuk mengharapkan masa depan yang lebih baik. Dan ia pun tidak berusaha untuk melakukan hal lain untuk mencapainya.

Dampak Sikap Pesimis

Ilustrasi pengertian dan dampak sikap pesimis, sumber foto: https://www.pexels.com/

Berikut adalah beberapa dampak buruk dari sikap pesimis:

  1. Membuat rasa takut yang besar saat memulai sesuatu di mana sikap pesimis ini akan menimbulkan rasa takut yang besar pada diri seseorang dan selalu berpikir bahwa kita tidak mampu.

  2. Semangat dan kepribadian yang mudah tergoyah, karena sikap pesimis akan membuat kita menjadi tidak memiliki pendirian.

  3. Sulit memiliki mimpi besar karena tidak yakin dengan diri sendiri dan akan terus membandingkan dengan orang lain.

  4. Menganggap diri tidak berguna menjadi dampak buruk dari sikap pesimis selanjutnya. Selain itu kita juga tidak dapat menarik pembelajaran dalam setiap kejadian hidup.

  5. Tidak memiliki tujuan hidup yang jelas karena setiap waktu tujuan hidup akan berubah-rubah dan kita tidak berpikir untuk segera keluar dari masalah-masalah yang kita hadapi.

Baca juga: 3 Obat Anti Depresi untuk Bantu Atasi Gejala

Gangguan Mental Akibat Pesimis

Ilustrasi kesehatan mental ibu atau wanita alami depresi. Foto: aslysun/Shuttterstock

Sikap pesimis erat kaitannya dengan gangguan mental depresi. Gangguan ini timbul akibat dari cara berpikir seseorang yang buruk terhadap dirinya sendiri.

Penderita depresi sering menyalahkan dirinya sendiri, cenderung mengambil kesimpulan yang tidak berdasar, dan memiliki pandangan yang negatif pada segala hal. Di sisi lain, penderita depresi juga memiliki gangguan emosi yang tidak stabil.

Hal tersebut memicu timbulnya penyimpangan perasaan seperti kesedihan yang mendalam lebih dari biasanya. Terkadang, emosi tersebut dapat diperparah ketika seseorang mengalami kegagalan.

Mengutip buku Kesehatan Mental susunan Deasy Handayani Purba, dkk., pasien depresi biasanya mengalami gejala yang cukup kompleks. Adapun gejala tersebut meliputi kondisi sulit tidur, nafsu makan menurun, aktivitas terhambat, sulit konsentrasi, pesimis, tidak berdaya, selalu merasa bersalah, dan putus asa.

Ciri-Ciri Orang yang Pesimis

Ilustrasi Remaja Perempuan Depresi Foto: Shutterstock

Orang yang pesimis selalu mencari sisi buruk dari suatu kegagalan. Ia hanya mau menikmati keberhasilan tanpa berani untuk menghadapi kegagalan.

Orang yang pesimis cenderung tidak mau mencoba hal baru yang dianggap berisiko. Dikutip dari buku 1001 Reason To Be Success: Manajemen Perubahan Diri karya Kasdar Al Ade (2021), berikut ini ciri-ciri orang pesimis yang biasa dijumpai:

  • Suka mencari-cari alasan, bahkan tidak segan-segan untuk menyalahkan orang lain sebagai penyebab kegagalan yang dialaminya.

  • Kurang percaya diri (minder) dan mudah menyerah.

  • Disibukkan dengan hal-hal yang bukan solusi dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan masalah yang dihadapinya, dengan tujuan untuk mengalihkan perhatian orang lain dari kesalahan atau kelemahan dirinya.

  • Jika lingkungannya tidak memberikan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang, ia tidak mau berusaha lebih jauh lagi.

  • Selalu beranggapan bahwa kegagalan yang dialaminya adalah karena faktor kesalahan orang lain.

(WWN)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan pesimis?

chevron-down

Pesimis adalah orang yang bersikap atau berpandangan tidak mempunyai harapan baik dan orang yang mudah putus harapan.

Apa ciri-ciri orang pesimis?

chevron-down

Orang yang pesimis selalu mencari sisi buruk dari suatu kegagalan. Ia hanya mau menikmati keberhasilan tanpa berani menghadapi kegagalan.

Bagaimana sikap orang yang pesimis?

chevron-down

Ia suka mencari-cari alasan, bahkan tidak segan-segan untuk menyalahkan orang lain sebagai penyebab kegagalan yang dialaminya.