Konten dari Pengguna

Cerita Tentara Inggris dan Jerman Bertukar Kado Saat Perang Dunia I, Kok Bisa?

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perang Dunia I.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perang Dunia I.

Perang Dunia I menjadi perang berskala besar di dunia di era awal abad 20. Perang yang melibatkan banyak negara dan terpusat di Eropa ini terjadi pada 1914 dan berakhir pada 1918.

Perang ini melibatkan semua kekuatan besar dunia yang terbagi menjadi dua aliansi, yaitu Sekutu berdasarkan Entente Tiga yang terdiri dari Britania Raya, Prancis, dan Rusia) dan Blok Sentral (terpusat pada Aliansi Tiga yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia.

Selama kurang lebih empat tahun pertempuran terjadi, ada begitu banyak momen, baik menyedihkan maupun kegembiraan. Salah satu momen bahagia terjadi di akhir tahun 194.

Dikutip dari Britannica, tentara dua kubu yang berperang, yakni Jerman dan Inggris justru berdamai sejenak alias gencatan senjata tak resmi. Para tentara kedua kubu saling bercengkrama dan bahkan bertukar kado.

Diketahui gencatan senjata tak resmi itu dinamakan Christmas Truce. Kedamaian ini berlangsung singkat dari 24 Desember 1914 hingga 25 Desember 1914. Gencatan senjata ini terjadi secara tidak resmi dan berlangsung di Front Barat sepanjang 48 kilometer yang dikuasai oleh Pasukan Ekspedisi Inggris.

Saat itu, tepatnya pada malam Natal, beberapa perwira Inggris menyuruh bawahan mereka untuk tidak menembak peluru, kecuali ada penembakan lebih dulu. Kebijakan ini dikenal dengan sebutan Hidup dan Biarkan Hidup.

Meski keputusan para perwira itu tanpa seizin atasan mereka, namun gencatan senjata perlahan mulai terjadi. Pada pagi hari, di kubu seberang para tentara Jerman muncul dari parit sembari melambaikan tangan untuk menunjukkan mereka tak ada niat menyerang.

Setelah jelas bahwa tentara Jerman tak membawa senjata, tentara Inggris bergabung bersama mereka. Kedua kubu bertemu di ladang tanpa pemilik untuk bercengkerama dan bertukar kado.

embed from external kumparan

Di sisi lain, selama gencatan senjata tak resmi ini juga digunakan untuk memperbaiki parit-parit mereka yang rusak akibat pertempuran. Setelah gencatan senjata selesai, kedua kubu kembali bertempur, saling menyerang dan menembak.

Selama periode Perang Dunia I, momen Christmas Truce ini menjadi satu-satunya gencatan senjata. Tahun-tahun berikutnya sampa Perang Dunia I berakhir, tak ada lagi gencatan senjata. (ace)