Kisah Raja Kaya tapi Kikir, Tak Sadar Duit Rp58 M Ludes Digerogoti Tikus

Konten dari Pengguna
4 Oktober 2021 10:47
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kisah Raja Kaya tapi Kikir, Tak Sadar Duit Rp58 M Ludes Digerogoti Tikus (79322)
searchPerbesar
Raja Nizam ke-7 dikenal sebagai raja dari India yang sangat super pelit. Foto: istimewa.
Harta, tahta, dan wanita menjadi sebuah hal yang wajar bagi seorang raja. Selain punya banyak selir, seorang raja tentunya memiliki kekayaan berlimpah.
ADVERTISEMENT
Namun apa jadinya jika seorang raja yang kaya raya, namun sangat pelit. Saking pelitnya dia sampai sangat-sangat berhemat dalam kehidupan sehari-hari.
Dia adalah Raja Nizam ke-7, seorang raja dari kerajaan Hyderabad di British India.
Dalam sejumlah sumber, disebutkan kalau Raja Nizam ke-7 terkenal sebagai raja yang amat kaya tetapi orang yang super pelit.
Sebagai seorang raja dengan harta kekayaan menumpuk, dia memiliki banyak perhiasan. Mulai dari zamrud, hingga berlian legendaris Jacob.
Nizam ke-7 naik tahta pada tahun 1911. Dia bernama asli Ali Khan, seorang Raja eksentrik, dan hidup dalam ketakutan revolusi.
Saking dihinggapi ketakutan, Raja Nizam ke-7 sampai menyiapkan 3.000 prajurit pengawal.
Dia juga mempekerjakan 38 orang untuk membersihkan istana tempat tinggalnya. Kemudian menugaskan 28 orang lain berspesialisasi dalam air minum, dan mayoritas yang direkrut hanya untuk menggiling kenari, makanan favorit sang raja.
ADVERTISEMENT
Sebelum menjadi orang super kikir, Raja Nizam sebenarnya sangat baik dan dermawan. Dia kerap memberikan koin emas dan perak ke siapapun yang didekatinya.
Namun sifat super pelitnya tumbuh setelah dia kerap diselumuti ketakutan. Terutama terhadap revolusi di India.
Dia bahkan menyiapkan truk berisi emas dan permata miliknya yang ditutup terpal. Mobil-mobil yang berisi harta kekayaannya itu hendak digunakannnya kabur jika revolusi terjadi di India.
Namun hingga harta tersebut membusuk di mobil itu tidak terjadi tanda-tanda terjadinya revolusi.
Tak hanya itu, uang-uangnya juga dia simpan di berbagai tempat. dia mendepositokan uang 1 juta pound atau setara Rp19 miliar ke bank Wesminster (sekarang bernama NatWest).
Selain itu, dia juga menyimpang uang sebanyak Rp58 miliar di dalam peti mati. Semua dilakukan karena dia khawatir hartanya diambil alih India jika Inggris mundur.
ADVERTISEMENT
Sampai akhirnya dia tak sadar, duit sebanyak Rp58 miliar yang disimpan di peti mati, ludes digerogoti tikus.
Selain selalu menyimpan kekayaannya, Raja Nizam juga dikenal sangat berhemat. Dia bahkan rela mengenakan pakaian compang-camping demi menghemat pakaian selama 40 tahun, merajut kaos kaki dan menambal pakaian sendiri, lalu mengenakannya selama berbulan-bulan.
Raja Nizam juga sangat berhemat soal makanan. Dia hanya memakan makanan sederhana dan merokok lintingan.
Meski super pelit, Raja Nizam tetap saja dikelilingi wanita-wanita. Total ada 46 wanita yang dia jadikan selir. Kerjaannya setiap malam selalu dihabiskan dengan bersenang-senang dengan para selirnya itu.
Disebutkan pula, Raja Nizam sampai memiliki 100 anak dari para selirnya.
Selain itu, Raja Nizam juga sejatinya berjasa pada beberapa pembangunan di India. Mulai dari jalan raya, rel kereta api, perguruan tinggi, hingga rumah sakit.
ADVERTISEMENT
Kisah Raja Nizam ke-7 yang super pelit ini kemudian diposting kembali oleh @ceritamitos di Instagram. Kisahnya mendapat beragam respons dari warganet, salah satunya berkomentar soal hartanya itu 'diambil lagi' sama yang Maha Kuasa ketika dia mati.
"Diambil kembali sama yang maha kuasa," kata @panji.tunggal.joyo. (ace)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020