30 Hadis Pendek yang Mudah Dihafal Anak Selama Ramadhan
·waktu baca 6 menit

Jelang bulan suci Ramadhan, ada baiknya bila kita sudah menyiapkan diri dengan berbagai amalan ibadah yang disukai Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Di antaranya adalah dengan menghafalkan dan mengamalkan hadis yang berisi berita tentang sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Khusus untuk anak-anak, BASRA pilihkan 30 hadis pendek yang mudah dihafal karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Menghafal dan mengamalkan hadis merupakan anjuran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
( إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ ؛ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا ) رواه البخاري (100) ومسلم (2673).
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu itu dengan mengambilnya dari hamba-hamba-Nya, akan tetapi Dia mencabut ilmu itu dengan mencabut (nyawa) para ulama; ketika tidak lagi tersisa ulama, maka masyarakat akan mengangkat pimpinan yang bodoh, maka jika mereka ditanya, mereka memberikan fatwa tanpa dasar ilmu, maka mereka menjadi sesat dan menyesatkan”. (HR. Bukhori: 100 dan Muslim: 2673)
1. Hadis tentang Niat
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ
"Innamal a’malu binniyat."
Artinya: “Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya,” (HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907).
2. Hadis Berkasih-sayang
مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ
"Man laa yarham laa yurham."
Artinya: “Barang siapa tidak menyayangi, tidak akan disayangi,” (HR Muslim).
3. Hadis tentang Kebersihan
الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيْمَانِ
"Atthohuru syatrul iman."
Artinya: “Kebersihan itu sebagian dari iman,” (HR Muslim).
4. Hadis tentang Berbuat Baik
كُلُّ مَعْرُوْفٍ صَدَقَةٌ
"Kullu ma’rufin sodaqoh."
Artinya: “Setiap kebaikan adalah sedekah,” (HR Al Bukhari dan Muslim).
5. Hadis tentang Salat
الصلاة عماد الدين
"Assholatu imaduddin."
Artinya: “Salat adalah tiang agama,” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
6. Hadis tentang Membaca Alquran
الماهر بالقران مع السفرة الكرام البررة
"Al mahiru bil qur’ani ma’as safarotil qiromil baroroh."
Artinya: “Orang yang pintar membaca Alquran akan tinggal bersama Jibril,” (HR. Bukhari Muslim).
7. Hadis tentang Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu
أَلْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِ
"Al jannatu tahta aqdamil ummahat."
Artinya: “Surga itu ada dibawah telapak kaki Ibu," (diriwayatkan oleh An-Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad, dan disahihkan oleh Al-Hakim).
8. Hadis tentang Senyum
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ
"Tabassumuka fi wajhi akhika sodaqoh."
Artinya: “Senyum engkau dihadapan saudaramu adalah sedekah,” (HR at-Tirmidzi (no. 1956), Ibnu Hibban (no. 474 dan 529) dll, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, dan dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani dalam “ash-Shahihah” (no. 572).
9. Hadis tentang Anjuran Berkata yang Baik
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليقل خيراً أو ليصمت
"Man kaa na yu’minu billahi wal yaumil akhiri falyaqul khoiron auliyasmut."
Artinya: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka berkatalah yang baik atau diam,” (HR Bukhari, Muslim dan Ahmad).
10. Hadis tentang Memuliakan Tamu
من كان ىءمن بالله واليوم الاخر فليكرم ضيفه
"Man kaa na yu’minu billahi wal yaumil akhiri falyukrim dhoifah."
Artinya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat maka hendaklah memuliakan tamu,” (HR. Bukhari).
11. Hadis tentang Sabar dan Pemaaf
افضل الايمان الصبر والسماحة
“Afdlotul iimaanisshobru wassamaahaah.”
Artinya: “Iman yang utama adalah sabar dan pemaaf,” (HR Bukhari dan Ad Dailami).
12. Hadis tentang Dosa Lisan
أَكْثَرُ خَطَايَا ابْنِ آدَمَ فىِ لِسَانِهِ
"Aktsaru khotoyabni aadama fii lisanih."
Artinya: “Kebanyakan dosa anak-anak Adam itu ada pada lisannya,” (HR ath-Thabraniy, Abu asy-Syaikh dan Ibnu Asakir. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hasan, lihat Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 1201, Silsilah al-Ahadis ash-Shahihah: 534 dan al-Adab: 396).
13. Hadis tentang Orang yang Mulia
اكرم الناس اتقاهم
"Akromunnaasi atqohum."
Artinya: “Orang yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertakwa,” (Tafsir Ath Thobari, 21:386).
14. Hadis tentang Menunjukkan Jalan kebaikan
الدال على الخير كفاعله
"Addaalu ‘alal khoiri kafaa ‘ilih."
Artinya: “Orang yang menunjukkan jalan kebaikan, mendapat pahala seperti yang melakukannya,” (H.R. Muslim no. 1893).
15. Hadis tentang Kedudukan Agama Islam
الإسلام يعلو ولا يعلى
"Al islaamu ya’lu wa la yu’la."
Artinya: “Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi darinya,” (HR. Ad-Daruquthni (III/ 181 no. 3564), tahqiq Syaikh ‘Adil Ahmad ‘Abdul Maujud dan Syaikh ‘Ali Mu’awwadh, Darul Ma’rifah, th. 1422 H) dan al-Baihaqy (VI/205) dari Shahabat ‘Aidh bin ‘Amr al-Muzany Radhiyallahu anhu. Lihat Irwaa-ul Ghalil (V/106 no. 1268) oleh Syaikh al-Albany rahimahullah)
16. Hadis tentang Saling Memberi Hadiah
تَهَادُوْا تَحَابُّوْا
"Tahaadu tahabbu."
Artinya: “Saling memberi hadiahlah maka kalian akan saling mencintai,” (HR Al-Bukhari).
17. Hadis tentang Dunia Bagi Mukmin dan Kafir
الدنيا سجن لمؤمن وجنة لكافر
"Ad dunya sijnul mukmin wa jannatul kafir."
Artinya: “Dunia adalah penjara bagi mukmin dan surga bagi orang kafir,” (HR. Muslim).
18. Hadis tentang Berterima Kasih Kepada Manusia
مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ لَا يَشْكُرُ اللَّهَ
"Manla yasykurinnasa laa yasykurillah."
Artinya: “Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, berarti tidak bersyukur kepada Allah,” (H.R Ahmad dan Baihaqi).
19. Hadis tentang Malu
ان خلق الإسلام الحياء
"An khulaqol islaama haya."
Artinya: “Sesungguhnya sebagian akhlaq Islam adalah rasa malu,” (Hadis dari Anas Bin Malik radiyallahu'anhu).
20. Hadis tentang Malu Sebagian dari Iman
اَلْحَيَاءُ مِنَ الْإِيْمَانِ
"Al haya’u minal iiman."
Artinya: “Malu adalah sebagian dari iman,” (HR. Bukhari dan Muslim).
21. Hadis tentang Iman dan Akhlak
اكمل المؤمنين ايمانا احسنهم خلقا
"Akmalul mu’miniina iimaanan ahsanuhum khuluqoo."
Artinya: “Orang yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya,” (HR. Muslim).
22. Hadis tentang Pencela
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةُ نَمَّامٌ
"Laa yadkhulul jannatu nammam."
Artinya: “Tidak masuk surga orang yang suka mencela,” (HR Muslim).
23. Hadis tentang Allah Suka Hal yang Indah
إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
"Innallaha jamiilun yuhibbuljamaal."
Artinya: “Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan,” (HSR Muslim (no. 91).
24. Hadis tentang Tobat
الندم توبة
"An nadamu taubah."
Artinya: “Menyesal itu adalah tobat,” (HR Abu Dawud & Hakim).
25. Hadis tentang Kalimat Thoyyibah
الكلمة الطيبة صدقة
"Al kalimatut thoyyibatu sodaqoh."
Artinya: “Berkata-kata baik adalah shadaqoh,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
26. Hadis tentang Jangan Suka Marah
لا تغضب ولك الجنة
"Laa taghdob walakal Jannah."
Artinya: “Janganlah kamu suka marah, maka bagimu surga,” (HR Ath-Thabrani).
27. Hadis tentang Ilmu
قيِّدُوا العِلمَ بالكِتابِ
“Qayyidul ‘ilmaa bil kitabi.”
Artinya: “Jagalah ilmu dengan menulis,” (Shahih Al-Jami’, no.4434. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih).
28. Hadis tentang Tobat Membersihkan Dosa
التثاؤب من الذنب كمن لا ذنب له
"Attaaibu minadz dzanbi kaman laa dzanba lahu."
Artinya: “Siapa bertaubat dari dosanya, seperti orang tak berdosa,” (Hadis diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dan Thabrani dan keduanya dari riwayat Abi Ubaidah bin Abdullah bin Mas'ud dari bapaknya. Dan ia tidak mendengar darinya. Dan para perawi Thabrani adalah sahih).
29. Hadis tentang Memilih Teman
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Arrajulu ‘ala diini khalilii fal yandzhur ahadukum man yukhalil.”
Artinya: “Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman,” (Hadis hasan, diriwayatkan oleh Tirmiżi).
30. Hadis tentang Sesama Muslim Bersaudara
الْمُسْلِمُ أَخُوا الْمُسْلِمِ
"Al muslimu akhul muslim."
Artinya: “Muslim itu saudara bagi muslim lainnya,” (Hadis Sahih Riwayat al-Bukhari: 2262).
