Konten Media Partner

Berkat Selai Bidara, Siswa di Surabaya Raih Medali Emas di Malaysia

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Tanaman bidara merupakan salah satu jenis tanaman yang mempunyai banyak manfaat bagi tubuh.

Selain daunnya, buah bidara juga terkenal akan kandungannya yang bermanfaat bagi tubuh. Misalnya saja, adanya sejumlah senyawa aktif seperti flavonoid, polisakarida, dan asam triterpenat yang berfungsi melindungi tubuh dari efek radikal bebas.

Melihat manfaat tersebut, lima siswa dari SMA Al-Hikmah Surabaya berinovasi membuat produk selai yang diberi nama Juju Jam.

Mereka adalah Izzaz Prawira Wicaksono, Muhammad Zufar Putra Ferian, Muhammad Nadhiv Basalamah, Ahnaf Zachary Indrasta, dan Danendra Reyhan Kesuma.

Izzaz Prawira selaku ketua tim mengatakan, dipilihnya buah bidara sebagai bahan baku pembuatan selai karena selama ini belum banyak masyarakat yang mengolah buah bidara.

"Bidara kan memang mempunyai banyak manfaat. Daun bidara kan sudah sering dilakukan penelitian, jadi kita pilih menggunakan buahnya karena belum terlalu banyak penelitiannya dan jarang dimanfaatkan masyarakat," kata Izzaz pada Basra, Rabu (4/1).

Selai buah bidara inovasi siswa SMA Al-Hikmah Surabaya. Foto-foto: Dok.pDok.pribadi

Dalam proses pembuatannya, selain buah bidara, Izzaz dan tim juga menambahkan kurma sebagai pemanis alami, serta kayu manis sebagai aroma.

Izzaz menjelaskan, untuk membuat Juju Jam ini, pertama kurma dan buah bidara dikupas dan dipisahkan dari kirinya. Setelah itu, kedua bahan tersebut dihaluskan dan diberi sedikit air lalu dimasak sampai mengental.

"Setelah mengental, dimasak lagi sampai lebih matang. Lalu ditambahkan dengan kayu manis. Kalau kekentalannya sudah pas, baru bisa di konsumsi atau dioles di roti. Kita bikin selai karena simpel," jelasnya.

Izzaz mengaku, jika selai buah bidara yang ia buat mendapat sambutan positif dari masyarakat. "Mereka (masyarakat) bilang jika inovasi ini dari segi rasa sama packaging mereka suka. Ada yang bilang rasanya seperti srikaya gitu," ungkap siswa yang duduk di bangku kelas 12 SMA ini.

Meski demikian, ke depan Izzaz masih akan terus melakukan pengembangan terkait inovasi tersebut agar dapat dipasarkan. "Karena ini masih butuh penelitian lebih lanjut. Jadi ke depan akan kami kembangkan lagi, mengingat kandungan buah bidara yang banyak. Dan untuk saat ini belum kami pasarkan," tukasnya.

Diketahui, berkat ide cemerlang itu, Izzaz dan tim berhasil mendapatkan medali emas di ajang World Invention Competition Exhibition' (WICE) 2022 yang digelar di Malaysia.