Konten Media Partner

Diharap Bersaing di ASEAN, Ini Pesan Wamen Perdagangan pada Mahasiswa Perhotelan

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Foto: Masruroh/Basra

Mahasiswa di bidang pariwisata dari Indonesia setelah lulus dan memiliki pengalaman kerja dalam periode tertentu dapat menghubungi pengampu dari ASEAN MRA TP, yaitu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk dapat diakui sebagai profesional di wilayah ASEAN.

Hal tersebut seperti diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, saat memberikan kuliah umum dengan materi “Perdagangan Internasional dalam Industri Pariwisata: Peluang dan Tantangan” kepada mahasiswa Institut Amithya Surabaya yang berlangsung di Hotel Grand Darmo, Jumat (3/11) sore.

"Setelah memperoleh pengakuan melalui skema MRA, mahasiswa dapat bekerja di mana saja di wilayah negara anggota ASEAN," ujarnya.

Sertifikasi The ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP) berguna untuk menyaring kualitas tenaga kerja asing yang ingin bekerja di negara ASEAN lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Jerry juga berpesan kepada seluruh mahasiswa yang nantinya akan menjadi pelaku industri perdagangan agar bisa benar-benar berbangga dengan produk lokal. Tak hanya slogan, namun benar-benar dilakukan.

"Kita semua memiliki kewajiban untuk mengembangkan produk-produk UMKM. Tapi jangan cuma di slogan. Tunjukkan, praktikkan, dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Jerry.

Sementara itu, Kepala Institut Amithya, Indah Nur Aini mengungkapkan industri perhotelan saat ini terus berkembang dan tak bisa terlepas dari aspek lain, di antaranya perdagangan dan pendidikan.

"Industri perhotelan tak lepas dari dunia perdagangan dan pendidikan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dan bagaimana bersikap di tahun-tahun mendatang," tutur Indah.