Jazz Traffic Obati Kerinduan Penikmat Musik Tanah Air pada Glenn Fredly
·waktu baca 2 menit

Suasana panggung Jazz Traffic Festival 2025 mendadak penuh nostalgia saat The Bakuucakar tampil bersama Shabrina Leanor lewat karya-karya Glenn Fredly yang sudah melekat di hati banyak penikmat musik Indonesia, Minggu (28/9) malam.
“My Everything” jadi lagu pembuka, disusul “Terserah” yang dibawakan oleh Mat, suasana langsung hangat. Penonton ikut bersenandung, seakan larut dalam kenangan.
Suasana semakin syahdu dengan lagu “Merindu” dan “Jalan-Jalan”, dua lagu yang membuat penonton bergoyang kecil sambil ikut bernyanyi.
Saat Shabrina Leanor naik ke panggung, membawakan “Sedih yang Tak Berujung” dan “Dibalas dengan Dusta”. Suara kuat sekaligus lembutnya membuat penonton terpukau, menambah warna baru pada lagu-lagu Glenn Fredly, mengobati rindu pada sang maestro musik.
Momen spesial juga tercipta saat Mat dan Shabrina berduet dalam “Cinta dan Rahasia” serta “Cukup Sudah”.
Perpaduan suara keduanya menghadirkan nuansa intim dan emosional, seakan Glenn hadir di tengah-tengah mereka.
Menjelang akhir penampilannya, Mat kembali meramaikan panggung dengan “Kisah Romantis” dan “Kasih Putih”, menutup penampilan penuh energi dan cinta.
Malam itu bukan hanya sekadar penampilan musik, melainkan sebuah perjalanan mengenang Glenn Fredly, seorang legenda yang karya dan cintanya masih hidup lewat setiap lirik dan nada.
Nostalgia ini gelaran festival musik jazz yang berlangsung selama dua hari.
Jazz Traffic Festival pertama kali digelar pada 27–28 November 2011 di Grand City Surabaya. Gelaran tahun ini adalah penyelenggaraan ke-12.
