Konten Media Partner

Kerap Diabaikan, Ternyata Ini Pentingnya Pakai Pelembab Kulit

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahli dermatologis dr. Ika Anggraini, Sp. DV.
zoom-in-whitePerbesar
Ahli dermatologis dr. Ika Anggraini, Sp. DV.

Meskipun tertutup, namun perempuan berhijab juga perlu merawat kesehatan kulit agar tetap lembab dan sehat.

Sayangnya, masih banyak hijabers yang enggan menggunakan pelembab karena dirasa menambah gerah dan rasa lengket.

Ahli dermatologis dr. Ika Anggraini, Sp. DV mengungkapkan, hijabers rentan mengalami transepidermal water loss, di mana proses penguapan kulit akan meningkat hingga kulit pun cenderung kering sepanjang hari. Disinilah pentingnya memakai pelembab kulit.

Pemakaian pelembab, kata Ika, sebaiknya dilakukan setiap hari selesai mandi. Seusai mandi pelembap akan bekerja lebih efektif untuk menahan air di dalam kulit.

"Wajib pakai pelembap setelah kita mandi dan sebaiknya langsung ya. Setelah kita handukan itu masih ada air kan yang tersisa di kulit kita. Jadi kita bisa men-trap, menahan air tetap berada di dalam kulit kita," jelas Ika dalam webinar Nivea Hijab Series, Minggu (6/2).

Ditegaskan Ika, menjaga kelembapan kulit penting dilakukan. Pasalnya, kesehatan kulit juga berpengaruh dengan penyakit lainnya, misalnya gatal yang menimbulkan kemerahan, ini bisa menyebabkan demam dalam beberapa kasus.

Ika pun mengimbau perempuan tak terkecuali mereka yang berhijab untuk memakai pelembap sesuai jenis dan keperluan kulit.

"Apalagi para Muslimah harus berwudhu ketika hendak beribadah. Semakin sering membasuh kulit dengan air, maka semakin tinggi pula potensi mengalami kulit kering dan kusam jika tanpa memakai pelembap. Oleh karenanya memakai pelembab sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit," tukasnya.