Konten Media Partner

Pencegahan Jadi Kunci Utama Menurunkan Angka Kematian Akibat Kanker

17 Oktober 2025 10:18 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Pencegahan Jadi Kunci Utama Menurunkan Angka Kematian Akibat Kanker
“Pencegahan adalah kunci utama dalam menurunkan angka kematian akibat kanker,” ujarnya. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Seminar Awam Kesehatan Reproduksi yang digelar oleh DWP ITS di Grha Sepuluh Nopember ITS. Foto: Humas ITS
zoom-in-whitePerbesar
Seminar Awam Kesehatan Reproduksi yang digelar oleh DWP ITS di Grha Sepuluh Nopember ITS. Foto: Humas ITS
ADVERTISEMENT
Tingginya angka penderita kanker di masyarakat serta pentingnya pemeriksaan dini sebagai langkah pencegahan efektif terhadap penyakit degeneratif, menjadi sorotan Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD. Ia mengimbau masyarakat, khususnya sivitas ITS untuk membiasakan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan diri.
ADVERTISEMENT
“Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati,” tegasnya, disela kegiatan Seminar Awam Kesehatan Reproduksi dan Pemeriksaan Kanker Gratis bertema Cancer Awareness Month di Grha Sepuluh Nopember ITS, (16/10).
Dalam seminar yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) ITS sekaligus Dies Natalis ke-65 ITS turut menghadirkan dr Martha Muliana Lumogom Siahaan SH MARS MHKes yang mewakili Menteri Kesehatan RI.
Plh Direktur RS Kemenkes Surabaya atau RSUP Surabaya ini menjelaskan langkah pemerintah dalam memperkuat sistem skrining nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan tenaga medis, peningkatan sarana diagnostik seperti Ultrasonografi (USG), serta pelaksanaan program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) di fasilitas layanan dasar.
“Pencegahan adalah kunci utama dalam menurunkan angka kematian akibat kanker,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Martha juga menekankan pentingnya pengembangan layanan terpadu di rumah sakit untuk menunjang diagnosis dan terapi pasien kanker. RSUP Surabaya kini dilengkapi fasilitas modern seperti LINAC, Brachytherapy, dan PET Scan guna mempercepat penanganan medis serta meningkatkan efektivitas pengobatan. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya memastikan.
Pemateri lainnya, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) ITS dr Lukman Hakim SpU Subsp Onk MARS PhD memaparkan urgensi pemeriksaan Prostate-Specific Antigen (PSA) sebagai metode deteksi dini kanker prostat. Pemeriksaan rutin, terutama bagi lelaki berusia di atas 50 tahun, dinilai mampu menekan risiko komplikasi dan meningkatkan peluang kesembuhan. “Langkah kecil ini punya dampak besar bagi kesehatan,” ujar Lukman.
Sementara itu, dr Birama Robby Indraprasta SpOG Subsp Onk menyoroti pentingnya vaksinasi HPV dan tes DNA HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks.
ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan bahwa kanker serviks termasuk jenis kanker yang dapat dicegah karena pola perkembangannya sudah diketahui dengan baik. Edukasi publik dan pemeriksaan berkala menjadi faktor penting dalam menurunkan angka kematian. “Kesadaran untuk memeriksakan diri adalah langkah pertama yang paling penting,” tegas Birama.
Sebagai tindak lanjut, ITS juga memfasilitasi pemeriksaan gratis kanker prostat (PSA) dan kanker serviks (HPV) bagi sivitas ITS serta masyarakat sekitar. Pemeriksaan berlangsung hingga 19 Oktober 2025, di lingkungan kampus ITS. Layanan ini mencakup skrining kanker prostat (PSA) bagi sekitar 500 peserta dan skrining HPV bagi 100 peserta di FKK ITS. Semua kuota yang tersedia itu pun sudah terisi penuh.